Perhitungan Elevasi Air Bendungan Sadawarna Meleset, Jalan Surian Sumedang Tertutup

Air limpasan Bendungan Sadawarna yang memutus jalan penghubung tiga kabupaten, Sumedang-Subang-Indramayu, terjadi karena perhitungan elevasi meleset.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Camat Surian, Deni Nurdani Supandi, saat diwawancarai di Kantor Kecamatan Surian, Sumedang, Senin (5/12/2022) sore. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Air limpasan Bendungan Sadawarna yang memutus jalan penghubung tiga kabupaten, Sumedang-Subang-Indramayu, terjadi karena perhitungan elevasi air meleset.

Camat Surian, Deni Nurdani Supandi, mengatakan, pada 14 hari sebelum bendungan diairi, ada pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Fisik dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yang datang memintanya menyosialisasikan kepada masyarakat. 

Isinya, bahwa pengairan bendungan akan berlangsung ketika jalan lingkar sudah dibangun dan dikeraskan.

Meski jalan lingkar itu baru akan dibetonisasi pada Januari 2023. 

Namun, ketika H-2 pengairan dilaksanakan, camat dan sejumlah kepala desa meninjau ke jalan lingkar. Nyatanya kondisi jalan itu belum layak dilalui. Lumpur di mana-mana dan jalan belum keras permukaannya. 

Baca juga: Warga Surian Sumedang Terimbas Bendungan Sadawarna, Harus Nyeberang Pakai Perahu, Menunggu Sejam

"Kami sampaikan kondisi itu. tetapi jawaban dari PPK Fisik, bahwa elevasi air ada di bawah jalan yang kini terendam itu," kata Deni di Kantor kKecamatan Surian, Senin (5/12/2022) sore. 

Deni mengutip pernyataan PPK Fisik Bendungan Sadawarna bahwa tiga aliran sungai yang masuk ke DAS Cupunagara, yakni Sungai Ciujung, Cijati, dan Cijurai rendah. 

"Maka jalan sepanjang tiga kilometer dari Desa Suryamedal ke Desa Tanjung tak akan terendam. Tetapi, saat pengairan berlangsung, dari jam ke jam, air naik semakin tinggi, dan kini merendam jalannya," kata Deni.

Melihat itu, Deni segera datang ke pihak terkait yang mengerjakan pengairan paket 1 Bendungan Sadawarna itu. 

Warga Surian, Sumedang, harus memanfaatkan perahu menuju wilayah Subang, Senin (5/12/2022). Ini imbas sudah diairinya Bendungan Sadawarna yang membuat jalan menjadi tergenang. 
Warga Surian, Sumedang, harus memanfaatkan perahu menuju wilayah Subang, Senin (5/12/2022). Ini imbas sudah diairinya Bendungan Sadawarna yang membuat jalan menjadi tergenang.  (Tribun Jabar/Kiki Andriana)

"Kami pertanyakan mengapa bisa seperti ini. Tapi jawabannya adalah karena di hulu sungai terjadi hujan sehingga debit air naik," katanya. 

Deni belum mengetahui kapan jalan lingkar akan betul-betul bisa dilalui.

Namun, dia mendesak jalan itu segera selesai agar warga tak kesulitan dengan harus naik-turun perahu. (*)

Baca berita lainnya di GoogleNews

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved