Arisan Bodong Ceu Titiw

Para Korban Teriak, "Resti Kamu Bikin Nista, Bikin Saldo Saya Nol"

bisnis tipu-tipu tersebut sudah dijalankan tersangka sejak awal tahun 2022, bisnisnya itu diberi nama arisan Ceu Titiw

Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Deni Nurcahyadi saat gelar perkara kasus arisan bodong Ceu Titiw di Mapolres Garut, Jumat (2/12/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Puluhan korban arisan RS atau Ceu Titiw mendatangi Polres Garut, kedatangan mereka untuk menyaksikan tersangka dihadirkan ke publik dalam gelar perkara, Jumat (2/12/2022).

Para korban yang geram seketika menyoraki tersangka saat gelar perkara hendak dimulai. "Resti, kamu nista, kurang ajar kamu, kamu membuat saldo saya nol," teriak salah seorang korban.

Korban lain juga meneriakan hal serupa, sumpah serapah sebelum gelar perkara menyelimuti halaman Mapolres Garut.

Ibu-ibu lain yang datang fokus merekam sosok tersangka yang membelakangi mereka dengan ponsel pribadinya.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Deni Nurcahyadi saat gelar perkara kasus arisan bodong Ceu Titiw di Mapolres Garut, Jumat (2/12/2022). Korban ratusan orang, kerugian mencapai Rp.4,4 miliar.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Deni Nurcahyadi saat gelar perkara kasus arisan bodong Ceu Titiw di Mapolres Garut, Jumat (2/12/2022).  (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi, mengatakan, total korban saat ini ada 125 orang dengan kerugian Rp 4.478.000.000.

"Modus pelaku menawarkan arisan bodong di status WhatsApp, korban diimingi-imingi akan mendapatkan keuntungan, misalnya ketika pasang (beli) Rp 5 juta, bisa dapat Rp.8 juta," ujarnya saat gelar perkara.

Baca juga: Ini Modus Arisan Bodong di Garut yang Rugikan Nasabah Rp 2,5 Miliar, Pelaku Sudah Diamankan Polisi

Ia menuturkan, bisnis tipu-tipu tersebut sudah dijalankan tersangka sejak awal tahun 2022, bisnisnya itu diberi nama arisan Ceu Titiw.

Tersangka menawarkan slot arisan yang dijual oleh pemiliknya, namun slot arisan tersebut diketahui merupakan akal-akalan tersangka alias bodong.

Baca juga: Breaking News, Ratusan Ibu Muda di Garut Kena Tipu Arisan Bodong, Kerugian Miliaran Rupiah

Dengan keuntungan yang tinggi, para korban akhirnya tergiur dan memutuskan untuk membeli arisan bodong tersebut.

"Berdasarkan hasil penyelidikan ternyata korbannya bukan dari Garut saja, ada yang dari Padang, Bandung, Bekasi dan Kalimantan," ucapnya.

Baca juga: RS Pelaku Arisan Bodong di Garut Dikenal Suka Pamer Kekayaan di Medsos, Ternyata Gelapkan Uang

Sumi (27) salah satu korban arisan Ceu Titiw mengatakan ia geram dengan perlakuan pelaku terhadapnya.

"Rasanya geram, kesal, murka, semoga pelaku dihukum seadil-adilnya, segera merasakan penjara," ucapnya.

Atas perbuatannya itu tersangka dijerat dengan pasal 378 junto 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved