UMK Subang 2023 Naik 10 Persen, Tambah Hampir Rp 300 Ribu Jadi Rp3.370.639, Keputusan di Gubernur

Rekomendasi kenaikan UMK 10 persen oleh Pemkab Subang, tidak sesuai dengan tuntutan buruh yang menuntut kenaikan UMK 13 persen.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID/AHYA NURDIN
Ratusan buruh Subang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Subang, menuntut pemerintah dan tim Saber Pungli bertindak tegas terhadap praktek pungli yang menimpa kalangan buruh, Kamis (21/4/2022). Rekomendasi kenaikan UMK 10 persen oleh Pemkab Subang itu tidak sesuai dengan tuntutan buruh yang menuntut kenaikan UMK 13 persen. 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Terkait upah minimum Kabupaten (UMK) 2023, Pemerintah Kabupaten Subang merekomendasikan kenaikan UMK Subang di tahun 2023 naik sebesar 10 persen dari UMK 2022.

Dengan kenaikan 10 persen tersebut UMK Subang pada 2023 direkomendasikan menjadi sebesar Rp3.370.639,88. Sementara UMK Subang saat ini sebesar Rp3.064.218,08.

Keputusan Pemkab Subang merekomendasikan kenaikan 10 persen tersebut setelah dilakukan rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten Subang di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Subang terkait penetapan UMK 2023.

"Dewan Pengupahan Kabupaten telah melakukan rapat pleno dan diputuskan merekomendasikan kenaikan UMK Subang tahun 2023 mendatang sebesar 10 persen,"ujar Bupati Subang, H. Ruhimat, disela-sela peringatan HUT Korpri ke 51 di Alun-alun Subang, Selasa(29/11/2022)

Ruhimat menegaskan, keputusan¬† besaran kenaikan UMK Subang akan diputuskan oleh Gubernur Jabar pada 7 Desember mendatang.

"Keputusannya tetap ada di tangan Pak Gubernur, nanti Pak Gubernur yang akan memutuskan berapa persen kenaikannya untuk UMK Subang," ucapnya.

Bupati Subang Ruhimat saat audiensi komunitas ojek online di rumah dinas Bupati Subang, Minggu (25/7/2021)
Bupati Subang Ruhimat saat audiensi komunitas ojek online di rumah dinas Bupati Subang, Minggu (25/7/2021) (Tribun Jabar / Irvan Maulana)

Rekomendasi kenaikan UMK 10 persen oleh Pemkab Subang, tidak sesuai dengan tuntutan buruh yang menuntut kenaikan UMK 13 persen.

Menanggapi rekomendasi Pemkab Subang yang mengusulkan kenaikan UMK 10 persen itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kabupaten Subang, Warlan mengatakan sesuai tuntutan demo dari berbagai elmen buruh¬† Subang, selama ini kaum buruh Subang menuntut kenaikan UMK 13,5 persen.

"Sejatinya elemen buruh Subang berharap kenaikan UMK pada 2023 tersebut sebesar 13,5 persen.Namun Pemkab Subang hanya merekomendasikan sebesar 10 persen," katanya

Baca juga: UMK 2023 Kabupaten Tasikmalaya Tambah Rp 173.182 jadi Rp Rp 2.499.954, Ini Landasan Penetapannya

Namun demikian, Warlan mengaku cukup memahami dengan rekomendasi kenaikan 10 persen tersebut.

"Rekomendasi Pemkab Subang yang mengusulkan kenaikan UMK 10 persen tersebut berdasarkan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan Subang," ucapnya

Mudah-mudahan hasilnya nanti diputuskan oleh Gubernur Jabar, UMK Subang 2023, sesuai yang direkomendasikan oleh Pemkab Subang yakni 10 persen.

"tentunya elemen buruh Subang berharap Kenaikan UMK Subang 2023 tak kurang dari 10 Persen dan kita tak berharap UMK Subang naiknya seperti UMP hanya sekitar 7 Persen," ujarnya (Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Ahya Nurdin)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved