Selasa, 16 Juni 2026

Dinkes Sumedang Perketat Pengawasan Pengolahan Makanan di 48 SPPG Buntut Keracunan

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang memperketat pengawasan pengolahan makanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
BELUM KANTONGI SLHS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dikdik Sadikin. Dikdik mengatakan, belum ada SPPG di Sumedang yang mengantongi SLHS. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang memperketat pengawasan pengolahan makanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia menu makanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Hal ini dilakukan butut keracunan yang dialami 164 siswa setingkat SMA di Ujungnya, Tomo, dan Situraja, Sumedang, belum lama ini. Mereka keracunan diduga setelah menyantap menu MBG.

Sampel makanan masih diuji di Labkesda Jawa Barat untuk mengetahui adanya zat yang menyebabkan keracunan

SPPG di Sumedang terus beroperasi menyediakan MBG, kecuali yang dinyatakan oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir ditutup sementara, yakni SPPG di Ujungjaya. Syarat tetap berjalan adalah ada pengawasan yang ketat terhadap semua SPPG. 

Baca juga: Liput Dapur MBG di Jakarta Timur, Wartawan Dianiaya Petugas SPPG dan Sempat Cekcok, Begini Dalihnya

Dari segi sertfikat higienitas, semua SPPG di Sumedang ternyata belum punya SLHS atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Namun demikian, ada aturan yang membolehkan SPPG tetap beroperasi.  

Kepala Dinas Kesehatan Sumedang, Dikdik Sadikin, mengatakan belum ada SPPG di Sumedang yang mengantongi SLHS. Namun, izin distribusi bukan dari Dinas Kesehatan, melainkan dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

"Di Permenkes juga, SPPG boleh berproses selama setahun yang penting penjamah makan di SPPG sudah punya sertifikat," kata Dikdik di Sumedang, Rabu (1/10/2025). 

Baca juga: Dapur SPPG Baleendah Rancamanyar Distribusikan MBG ke Lima Sekolah

Di Sumedang, di semua kecamatan, telah ada SPPG. Kecuali di Kecamatan Surian, kecamata paling utara Kabupaten Sumedang

Dikdik mengatakan, untuk antisipasi agar tidak terjadi lagi keracunan, harus ada pengecekan serius ke setiap SPPG. 

"Antisipasinya, kita harus mengecek ke tiap hari, jangan sampai kejadian kemarin terjadi lagi. Intinya dari pengolahan aman ya seperti itu, jangan sampai. Kemarin itu masih diduga, hasil lab belum keluar apakah betul dari makanan atau dari faktor lain," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved