Gempa Bumi di Cianjur

Pemkab Cianjur Sediakan Lahan Untuk Relokasi Korban Gempa Seluas 16,5 Hektare di Tiga Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan lahan seluas 16,5 hektare di 3 kecamatan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Cianjur dengan magnitudo 5,6

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FAUZI NOVIANDI
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan lahan seluas 16,5 hektare di tiga kecamatan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Cianjur dengan magnitudo 5,6 SR. 

Laporan Kontributor Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan lahan seluas 16,5 hektare di tiga kecamatan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Cianjur dengan magnitudo 5,6 SR.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan sejumlah lahan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk lokasi relokasi rumah terdampak gempa Cianjur.

"Lahan yang diusulkan tersebut yakni di Desa Sirnagalih seluas 2,5 hektare, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet 10 hektare, dan Desa Mande, Kecamatan Mande seluas 4 hektare," ucap Herman lepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Hingga saat ini, kata dia, tim akan segera bergerak untuk melakukan penatanaan lahan di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku seluas 2,5 hektare.

Baca juga: Warga Kampung Cirumput Cianjur Berat Tinggalkan Kampung Halaman, Belum Tahu soal Rencana Relokasi

"Tim akan segera bergerak meratakan tanah di laha Desa Sirnagalih. Mudah-mudahan dari Kementerian PUPR bisa mempercepat proses pembangunan rumah bagi warga terdampak gempa," ujar Bupati Cianjur.

Herman menturkan, pihaknya masih menunggu kajian BMKG terkait warga yang akan direlokasi ke sejumlah tempat yang akan disediakan pemerintah.

"Sementara warga yang akan direlokasi yaitu di Kecamatan Cugenang di antaranya warga di Desa Sarampad, yang merupakan pusat gempa, serta warga Desa Cijedil dan Mangunkerta," ucapnya.

Selain itu, kata Herman, saat ini tim gabungan verifikasi sudah diturunkan untuk melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.

"Selama dua hari ini sudah memverifikasi sebanyak 3.500 rumah yang telah diklasifikasikan, semoga dalam waktu dekat semuanya bisa tercatat dengan terperinci sesuai dengan rencana kita," ucap Bupati Cianjur. (*)

Baca juga: Stok Pakaian Numpuk, Korban Gempa Cianjur di Panahegan Butuh Obat, Makanan Bayi Hingga Alat Memasak

Silakan baca berita Tribunjabar terbaru lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved