Gempa Bumi di Cianjur
Pengungsi Gempa Cianjur Meninggal di Tenda Darurat, Keluarga Sebut Bukan Karena Kelaparan: Itu Hoaks
Seorang pengungsi posko tenda darurat, Halimah (115), meninggal dunia karena sakit komplikasi yang dideritanya, Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 12.00
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Darajat Arianto
Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Seorang pengungsi posko tenda darurat, Halimah (115), meninggal dunia karena sakit komplikasi yang dideritanya, Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.
Sempat beredar di media sosial jika Halimah warga Kampung Ciremis Wetan RT 02/04, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, meninggal karena kelaparan.
Namun hal tersebut dibantah pihak keluarga dan ketua RW.
Keluarga menyebut bahwa Halimah sudah sakit selama empat tahun sebelumnya.
Ditemui di tenda posko darurat, Sabtu (26/11/2022) sore, buyut Halimah, Iis Khodijah (30), mengatakan bahwa ibu neneknya tersebut sebelumnya sudah disuapin makan.
Baca juga: Pengungsi Gempa Cianjur di Cikaret Girang Tidur di Atas Makam, Nisan Jadi Bantalnya, Mulai Demam
"Banyak saksinya di sini, nenek saya yang suapin makannya juga, jadi berita soal kelaparan itu tidak benar," ujar Iis.
Iis mengatakan, sebelumnya ibu dari neneknya tersebut menderita penyakit gula atau diabetes.
Empat tahun lalu terjatuh dan kakinya patah.
Sejak saat itu Halimah hanya terbaring lemah dalam perawatan keluarga.
"Kakinya patah karena terjatuh, lalu ada penyakit gula juga, jadi terus terbaring sebelumnya di rumah dan kemarin di sini di tenda pojok sana meninggalnya," ujar Iis sambil menunjuk sudut tenda darurat.
Iis mengatakan, ibu dari neneknya tersebut sempat mengeluhkan suhu di dalam tenda yang panas.
Lalu neneknya memegang kipas dan memberikan udara ke arah Halimah.
"Iya sebelum meninggal sempat mengeluh panas saja, gerah katanya," ujar Iis.