Indra Kenz Divonis 10 Tahun, Korban Kecewa dan Menangis di Pengadilan Negeri Tangerang

Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz akhirnya divonis 10 tahun penjara.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz akhirnya divonis 10 tahun penjara di di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/11/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz akhirnya divonis 10 tahun penjara.

Indra Kenz, yang biasa disebut Crazy Rich Medan, adalah terdakwa kasus investasi bodong.

Indra Kenz mengikuti sidang vonis di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/11/2022).

Vonis yang diberikan pada Indra Kenz membuat sejumlah korban yang turut hadir di pengadilan kecewa.

Baca juga: Baru Saja Indra Kenz Dihukum Penjara 10 Tahun, Lebih Ringan 5 Tahun dari Tuntutan Jaksa

Para korban pun meluapkan rasa kecewanya di Pengadilan Negeri Tangerang.

Mereka menangis hingga bersujud sambil berdoa untuk meluapkan kekecewaannya tepat setelah sidang.

“Kami tak ada tempat lagi mengadu,” kata Maru Nazara sebagai Ketua Paguyuban Korban Indra Kenz seusai sidang vonis.

“Tuhan segala pencipta langit dan bumi, inilah seruan kami. Wahai bumi,” lanjutnya, seraya menepuk tanah sebanyak dua kali dan bersujud.

Sementara itu terlihat para korban lainnya turut meluapkan amarahnya. Satu di antaranya ialah Muhammad Rizki Rusli.

Dia terlihat berteriak kecewa atas vonis 10 tahun yang dijatuhkan kepada Crazy Rich Medan tersebut.

“Putusan hakim tidak berpihak ke korban,” ucap Rizki lirih.

“Hakim tidak punya hati nurani,” timpal korban lainnya.

Maru Nazara kembali berteriak. Ia memanjatkan doa kepada tuhan seraya mengadu perihal putusan majelis hakim.

“Hai langit, hai bumi dengarkanlah, kami harus ke mana untuk mengadu, kami tidak punya tempat di negeri ini. Kami seperti mengejar seekor beruang yang siap mengajar kami,” katanya sambil berlutut menatap langit.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved