400 Elf Cianjur Mogok, Sopir Curhat Makan Mi Rebus Dibagi Dua karena Penumpang 'Dicuri' Travel Gelap

Sebanyak 400-an angkutan Elf jurusan Cianjur selatan melakukan aksi mogok lagi di Terminal Pasirhayam, Selasa (27/9/2022).

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Mobil angkutan umum Elf jurusan Cianjur selatan melakukan aksi mogok di Terminal Pasirhayam, Cianjur, Selasa (27/9/2022). Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk protes karena terimbas travel gelap yang mencuri penumpang. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 400-an angkutan Elf jurusan Cianjur selatan melakukan aksi mogok lagi di Terminal Pasirhayam, Selasa (27/9/2022).

Aksi mogok dilakukan menyusul maraknya travel gelap yang mengangkut penumpang tujuan berbagai daerah di Cianjur selatan.

Sopir Elf yang tergabung dalam Komunitas Driver Elf Mania Indonesia (KDEMI) meminta aparat berwajib menindak travel gelap tak berizin yang sering mengangkut penumpang.

Pembina KDEMI, Dandan Amirulah, mengatakan, pihaknya meminta kepada pihak kepolisian dan dinas perhubungan agar menindak tegas travel gelap.

"Penindakan yang sudah dilakukan bukan menambah efek jera malah semakin banyak, jadi kami yang terkena dampak," katanya.

Ia mengatakan, sopir Elf kebingungan karena kekurangan penumpang dan harus menunggu tiga hari untuk mengangkut penumpang sangking sepinya.

Baca juga: Makin Meresahkan, Kepala Babi Hutan dan Tulang Kembali Ditemukan dalam Karung di Cipanas Cianjur

"Kami setiap hari harus memikirkan setoran, bayar jalur, dan nafkah anak istri. Kadang kami harus menginap di terminal tiga hari makan Indomie rebus dibagi dua," katanya.

Ketua KDEMI, Taufik Rohman, mengatakan, pihak sopir siap membantu mengidentifikasi nomor mobil travel gelap dan melaporkannya ke polsek terdekat di wilayah Cianjur selatan.

"Saya berkali-kali akan membantu polsek, namun polsek katanya belum ada kewenangan. Saya meminta polres dan dishub memberi kewenangan kepada polsek," katanya.

Kasat Intelkam Polres Cianjur, AKP Amir Said, meminta para sopir Elf membantu pihak kepolisian mengidentifikasi mobil travel gelap.

"Tolong identitasnya diberikan kepada kami agar kami bisa melakukan penilangan," katanya.

Baca juga: Gerbang Pemkab Cianjur Jebol Saat Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Unsur Gagal Bertemu Bupati

Kadishub Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini kepolisian dalam menindak travel gelap.

"Aspirasi ini sudah lama, kami juga sudah melakukan tindakan, mungkin nanti kami akan berkoordinasi untuk membuat strategi dan penindakan," katanya.

Sekdishub Cianjur, Yudha Azwar, meminta para sopir Elf mendata travel gelap di wilayah masing-masing.

"Tolong bantu kami mendata minimal melaporkan nomor polisi mobil travel gelap," katanya. (fam)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved