WAWANCARA Eksklusif dengan Lord Rangga, NKRI Harus Dikembalikan ke UUD 1945 Founding Father

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Raden Rangga Sasana atau Lord Rangga berkunjung ke kantor redaksi Tribun Network di Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Editor: Ravianto
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra saat wawancara dengan Raden Rangga Sasana atau yang akrab disapa dengan Lord Rangga di kantor Tribun Network, Jakarta, Jumat (23/9/2022). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Raden Rangga Sasana atau Lord Rangga berkunjung ke kantor redaksi Tribun Network di Jakarta, Jumat (23/9/2022).

LORD Rangga, mantan petinggi Sunda Empire mengatakan stabilitas politik di Indonesia memanas menjelang Pemilu 2024.

Ketua Umum Majelis Partai-Partai Rakyat Indonesia ini mendukung amandemen terbatas terhadap Undang-undang Dasar 1945 yang dilahirkan para founding father.

Undang Undang Dasar (UUD) 1945,  tegasnya, harus segera dikembalikan pada UUD yang murni.

Berikut petikan wawancara eksklusif Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra dengan Lord Rangga di kantor Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Jumat (23/9).

Bisa diceritakan arti dari uniform atau busana yang dikenakan Lord Rangga?

Raden Rangga Sasana atau yang akrab disapa dengan Lord Rangga saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Jumat (23/9/2022). TRIBUNNEWS/HERUDIN
Raden Rangga Sasana atau yang akrab disapa dengan Lord Rangga saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Jumat (23/9/2022). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Baret yang saya gunakan ini merupakan lambang perdamaian dunia. Karena Lord sejak keluar (dari lapas) ditetapkan sebagai Bapak Perdamaian Dunia.

Lalu Lord juga mengambil korp diplomatik tertinggi dimana proses dunia ketiga. Dan Lord saat ini sebagai pemangku bumi dan dunia tatanan baru. Jadi ini persoalannya sekarang harus ada yang mewakili dunia ini.

Situasi menjelang pemilu 2024 sudah mulai memanas, apakah perlu kita kembali dengan UUD 1945 hasil founding father?

Waktu amandemen UUD 1945 di era Ketua MPR Amien Rais dan Presidennya Megawati Soekarnoputri memang Lord saat itu ikut berjuang walaupun Cak Ruslan Abdul Ghani yang maju.

Sampai hari ini Lord tetap konsekuen harus bahwa NKRI dikembalikan ke founding father UUD 1945.

Majelis Permusyawaratan Rakyat harus dikembalikan sebagai lembaga tertinggi karena kalau tidak ada lalu siapa yang mengontrol.

Karena kalau hukum tertinggi tidak ada siapa yang mengangon mereka ini, hukum apa di negara ini. Makanya Lord berjuang keras mengembalikan UUD 1945 yang murni dan konsekuen kembali sesegera mungkin.

Lord juga setuju kalau Garis Besar Haluan Negara dihidupkan kembali?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved