Polisi Masih Buru Perampok yang Gasak Uang Pensiunan PNS di Kantor Pos Bandung Barat

Polisi masih memburu perampok yang membobol brankas berisi uang puluhan juta rupiah di Kantor Pos Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
istimewa
Kondisi di Kantor Pos di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah dirampok. Uang puluhan juta yang merupakan uang pensiunan PNS lenyap dari brankas penyimpanan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Polisi masih memburu perampok yang membobol brankas berisi uang puluhan juta rupiah di Kantor Pos Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Dalam aksi perampokan yang terjadi pada 3 September 2022, pelaku berhasil menggasak uang pensiunan aparatur sipil negara (ASN) sebesar Rp 80 juta.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fadhilla, mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku yang membobol kantor pos di Desa Rajamandala Kulon tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi," ujar Rizka saat ditemui di Cibeber, Kota Cimahi, Rabu (21/9/2022).

Rizka mengatakan, saksi yang sudah diperiksa mulai dari karyawan kantor pos tersebut hingga sejumlah warga setempat yang tak jauh dari lokasi kejadian.

"Selain karyawan dan warga setempat, kami juga sudah memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian," kata Rizka.

Baca juga: Perampok Spesialisasi Toko dan Minimarket Dicokok Polisi di Purwakarta, Tiga Dihadiahi Timah Panas

Dalam melancarkan aksinya, pelaku diduga membobol atap untuk masuk ke dalam kantor pos.

Mereka kemudian menjebol pintu menuju ruang penyimpanan dan langsung membobol brankas berisi uang.

Dia mengatakan, pelaku juga diduga membawa alat untuk membobol atap dan brankas tersebut sehingga uang puluhan juta yang ada di dalamnya berhasil dibawa kabur.

Baca juga: Harga BBM Naik, Tarif Air di KBB-Cimahi Ikut Naik, Disebut Telah Sesuai Kemampuan Pelanggan dan UMP

"Dugaannya pelaku membawa mesin untuk membuat lubang, lalu tangannya masuk untuk mengambil uang setelah sebelumnya masuk ke kantor pos melalui atap," ucapnya.

Rizka mengatakan, berdasarkan dugaan sementara pelaku ini telah merencanakan aksinya secara matang karena CCTV di lokasi telah dirusak untuk memuluskan aksi pembobolan tersebut.

"Semua hasil penyelidikan jadi petunjuk awal untuk kita terus lakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku segera ditangkap," ujarnya. (*)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved