Bupati Anne Gugat Cerai

Dua Kader Golkar Bupati Anne dan Dedi Mulyadi Siap Bercerai, Ini Tanggapan Ketua DPD Golkar Jabar

Kabar perceraian orang nomor satu di Purwakarta, Anne Ratna Mustika, dengan sang suami, Dedi Mulyadi, menjadi perbincangan hangat.

Instagram @anneratna82
Postingan terakhir kebersamaan Bupati Anne dan suami sebelum gugat cerai. Kabar perceraian orang nomor satu di Purwakarta, Anne Ratna Mustika, dengan sang suami, Dedi Mulyadi, menjadi perbincangan hangat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabar perceraian orang nomor satu di Purwakarta, Anne Ratna Mustika, dengan sang suami, Dedi Mulyadi, menjadi perbincangan hangat.

Pasalnya, gugatan cerai itu telah teregister di Pengadilan Agama Purwakarta dengan nomor surat 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk tertanggal 19 September 2022.

Baik Anne Ratna Mustika maupun Dedi Mulyadi adalah kader dari partai Golkar.

Mereka termasuk dalam dua kader terbaik yang dimiliki partai bergambar pohon beringin itu.

Ketua DPD Golkar Jabar, Ace Hasan Syadzily, pun turut memberikan tanggapannya yang menyebut partai tak ingin ikut campur masalah pribadi.

"Kami tidak ingin mencampuri urusan domestiknya Ibu Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta, dengan suaminya Pak Dedi Mulyadi," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Rabu (21/9/2022).

"Kedua-duanya merupakan kader partai Golkar."

"Yang terpenting bagi kami, kedua-duanya memiliki jabatan publik yang strategis."

Baca juga: SOSOK Bupati Cantik Purwakarta Anne Ratna Mustika, Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Sidang Rabu Depan

Ace pun hanya dapat berharap masalah domestiknya Anne Ratna Mustika dengan Dedi Mulyadi ini tak mengganggu kepentingan publik dan masyarakat akibat konflik internal keduanya.

Humas Pengadilan Agama Purwakarta, Asep Kustiwa, sempat menyampaikan bahwa perempuan yang akrab dipanggil Ambu itu gugatan cerainya tercatat dengan nomor register: 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk tertanggal 19 September 2022.

"Register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk, penggugat atas nama Hj. Anne Ratna Mustika dan tergugat atas nama H. Dedi Mulyadi."

"Sidang pertama dijadwalkan pada Rabu, 5 Oktober 2022," kata Asep melalui telepon, Rabu (21/9/2022). (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved