Uang BLT Disunat

Hasil Penelusuran, Dinsos Benarkan Penerima BLT Diminta Beli Kupon Gerak Jalan: Salahi Ketentuan

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumedang membenarkan kabar penerima BLT di Kelurahan Talun diminta membeli kupon gerak jalan.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
Istimewa/ warga- Agun
Dadang Juhadi (38), menunjukkan kupon gerak jalan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumedang membenarkan kabar penerima BLT di Kelurahan Talun diminta membeli kupon gerak jalan.

Fakta itu terungkap setelah mereka memeriksa ke Kelurahan Talun untuk menelusuri dugaan penyelewengan dana bantuan langsung tunai (BLT) atau BLT BBM, Sabtu (17/9/2022) lalu.

Dalam penelusuran tersebut, Dinsos menyebutkan memang benar warga penerima BLT di Kelurahan Talun diminta membeli kupon gerak jalan sebanyak 5 lembar dengan harga per lembar Rp 3 ribu.

Namun, tak sedikit warga yang diminta "kontribusi" Rp 30 ribu atau lebih menurut pengakuan warga.

"Hasil penelurusan Dinsos, tadi disampel saja tidak semuanya, di tiga titik bahwa hal tersebut benar ada anjuran membeli kupon 5 lembar," kata Kadinsos Sumedang, Dikdik Sadikin kepada TribunJabar.id, Selasa (20/9/2022).

Dikdik mengatakan, dari sampel yang didatangi Dinsos, ada juga informasi bahwa mungkin anjuran membeli kupon itu berlaku untuk semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang di Kelurahan Talun ada sebanyak 519 KPM.

Ilustrasi cara mengecek penerima BSU dan syarat mendapatkan BSU dari Kemnaker.
Ilustrasi cara mengecek penerima BSU dan syarat mendapatkan BSU dari Kemnaker. (Canva)

Dikdik kemudian menjelaskan surat keputusan Direkotrat Jenderal (Dirjen) Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial RI nomor 158/2022 tentang penyaluran BLT BBM.

Dalam aturannya, BLT BBM diperuntukkan bagi masyarakat miskin digunakan untuk membeli bahan pangan pokok.

"Dipergunakan untuk pangan dan kebutuhan pokok lainnya. Kalau dipakai kupon menyalahi ketentuan karena kupon bukan kebutuhan pokok," kata Dikdik.

Baca juga: Fakta Dugaan Pungli BLT di Sumedang, Sekda Sebut Ada yang Memanfaatkan Momen

Anggota DPRD Minta Usut Tuntas

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved