Fakta Dugaan Pungli BLT di Sumedang, Sekda Sebut Ada yang Memanfaatkan Momen

Kenyataannya, di Kelurahan Talun, warga yang mengantre pencairan BLT diminta untuk membeli kupon gerak jalan hari ulang tahun (HUT) kelurahan.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
Istimewa/ warga- Agun
Dadang Juhadi (38), menunjukkan kupon gerak jalan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dugaan pungutan liar atas BLT di Sumedang, Camat Sumedang Utara, Asep Aan, telah mengimbau semua pemerintah desa dan kelurahan agar menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kompensasi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) sesuai aturan. 

Penyaluran yang sesuai aturan adalah nilai BLT utuh dan cepat sampai kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Camat memperingatkan tidak adanya sunat atas BLT itu. 

"Sudah disampaikan ke lurah, ke desa, agar penyaluran BLT BBM sesuai aturan. Itu saja. Termasuk ke Lurah Talun," kata Asep Aan kepada TribunJabar.id di Sumedang, Senin (19/9/2022). 

Kenyataannya, di Kelurahan Talun, warga yang mengantre pencairan BLT diminta untuk membeli kupon gerak jalan hari ulang tahun (HUT) kelurahan.

Harga kupon Rp 3 ribu per lembar.

Warga diminta membayar paling rendah Rp 15 ribu untuk satu paket kupon. 

Gerak jalan telah dilaksanakan pada Minggu (18/9/2022).

Namun, imbas dari keluhan warga kepada wartawan televisi itu panjang.

Baca juga: Ramai Dugaan Sunat BLT di Kelurahan Talun Sumedang, Camat Sudah Ingatkan, Lurah Siap Dikonfrontasi

Pasalnya, pihak Kelurahan Talun menilai berita yang disajikan wartawan adalah kabar tak benar.  

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved