Jembatan Apung Terpanjang Terpaksa Dibuka 200 Meter Gara-gara Banjir Cibeber agar Sampah Lewat

Meluapnya Sungai Cisokan yang membawa sampah dan eceng gondok telah menyebabkan tekanan di jembatan apung terpanjang yang sedang dibangun.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ravianto
ferri amiril/tribun jabar
Jembatan apung terpanjang di Genangan Cirata terpaksa dibuka 200 meter karena banjir membawa sampah dan eceng gondok 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Banjir yang terjadi akibat beberapa sungai di wilayah hulu genangan Cirata telah menyebabkan arus air yang masuk ke wilayah genangan Cirata juga meluap.

Meluapnya Sungai Cisokan yang membawa sampah dan eceng gondok telah menyebabkan tekanan di Jembatan Apung terpanjang yang sedang dibangun.

Alhasil pengembang membuka sepanjang 200 meter jembatan untuk mengalirkan sampah dan eceng gondok yang sudah menempel di jembatan titik Dermaga Calingcing, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Perwakilan pengembang jembatan, Heri Setiadi, mengatakan setelah mengetahui adanya banjir di hulu yang berakibat terjadi banjir di genangan Cirata, pihaknya langsung memerintahkan pekerjanya untuk membuka jembatan sepanjang 200 meter agar sampah dan eceng gondok bisa lewat.

"Tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB saya melihat air muter membawa sampah dan eceng gondok, saya putuskan kepada pekerja untuk membuka sepanjang 200 meter jembatan agar sampah dan eceng gondok bisa lewat," ujar Heri di lokasi Dermaga Calingcing.

Heri mengatakan, hal tersebut akan terus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi banjir di genangan Cirata.

"Ke depan untuk melancarkan aliran sampah dan eceng gondok bisa dilakukan hal seperti ini," katanya.

Heri mengatakan, pembangunan jembatan apung terpanjang di Genangan Cirata ini hampir selesai dilaksanakan. Rencananya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akan melihat ke lapangan progres pembangunan jembatan sebelum diresmikan.

"Ke depannya nanti ini akan menjadi pemberdayaan masyarakat dari sektor wisata," ujarnya.

Heri mengatakan, di lapangan sebelum masuk ke kawasan dermaga Calingcing akan dikembangkan sektor UMKM warga desa agar ke depannya bisa memasarkan produk ke pengunjung.

"Jadi jembatan ini ke depannya dikelola dan dikembangkan berbagai potensi lainnya oleh BUMDES," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved