Di Ciamis Masih Ada Guru Raudhatul Athfal yang Honornya Cuma Rp 50 Ribu/Bulan

Hal tersebut terungkap saat pembukaan kegiatan Workshop Orientasi Teknis (Ortek) Prasiaga Raudhatul Athfal (RA) di Gedung GGT Ciamis, Senin (29/8) sia

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/andri m dani
Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya. Dalam sambutannya saat membuka Workshop  Ortek Prasiaga RA tersebut Bupati Herdiat  sangat mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan para guru RA dalam mencetak generasi emas di Ciamis. 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS - Di Ciamis ternyata masih ada guru  non PNS di Raudhatul Athfal (RA/tingkatan TK di bawah kewenangan Kemenag) yang honornya hanya Rp 100.000/bulan.

Bahkan ada yang lebih miris, yang honornya hanya Rp 50.000/bulan.

Hal tersebut terungkap saat pembukaan kegiatan Workshop Orientasi Teknis (Ortek) Prasiaga Raudhatul Athfal (RA) di Gedung GGT Ciamis, Senin (29/8) siang.

Kegiatan Ortek tersebut diikuti oleh perwakilan guru RA se Ciamis yang tergabung dalam Ikatan Guru RA (IGRA) Ciamis.

Hadir pada pembukaan kegiatan Ortek yang diikuti perwakilan guru RA se Kabupaten Ciamis tersebut di antaranya Bupati Ciamis DR H Herdiat Sunarya,  Ketua DPRD Ciamis H Nanang Permana SH, Kadisdik Ciamis DR  Asep Saeful Rahmat, Kepala Kemenag Ciamis H Asep Lukman S.Ag, Perwakilan Pengurus IGRA Jabar, Bunda PAUD Ciamis dan pejabat lainnya.

Ketika perwakilan pengurus IGRA Jawa Barat dalam sambutannya menanyakan tentang guru RA yang honornya hanya Rp 50.000/bulan. Ada sebanyak 18 guru yang mengangkat tangan.

Demikian juga saat di”absen” guru RA yang honornya hanya Rp 100.000/bulan, ada sejumlah guru yang mengangkat tangan.

Soal kesejahteraan guru non PNS di RA tersebut pun menjadi perhatian Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya.

Dalam sambutannya saat membuka Workshop  Ortek Prasiaga RA tersebut Bupati Herdiat  sangat mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan para guru RA dalam mencetak generasi emas di Ciamis. Meski ada honornya yang masih minim.

“Meski belum maksimal dan jauh dari yang dihatapkan. Kesejahteraan guru RA telah menjadi komitmen kami Pemerintah Daerah,” ujar Bupati Herdiat dalam sambutannya.

Setiap tahun, Pemkab Ciamis menurut Bupati Herdiat telah mengganggarkan Rp 4 milyar untuk bidang keagamaan.

“Tetapi belum menjangkau guru RA. Untuk guru RA non ASN perlu ada sentuhan atau kadeudeuh. Mudah-mudahan tahun depan bisa dianggarkan."

"Terima kasih atas pengorbanan dan perjuangan (guru RA) yang telah mencetak generasi yang berakhlak mulia dan generasi Qur’ani,” katanya (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved