Sopir Travel Lintas Shuttle Diberi Ilmu Keselamatan Lalu Lintas dari Satlantas Polrestabes Bandung

Ratusan sopir travel Lintas Shuttle jalani pelatihan keselamatan lalu lintas oleh Satlantas Polrestabes Bandung.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Ratusan sopir travel Lintas Shuttle jalani pelatihan keselamatan lalu lintas oleh Satlantas Polrestabes Bandung. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ratusan sopir travel Lintas Shuttle jalani pelatihan keselamatan lalu lintas oleh Satlantas Polrestabes Bandung.

Kegiatan bertema Ngobrol Pagi Etika Berkendara (Ngoprek) itu, sopir travel Lintas Shuttle mendapatkan pemahaman terkait potensi kecelakaan dan upaya antisipatif yang perlu dilakukan.

Direktur Utama PT. Citra Maharlika Lintas Wahana, Ori Setianto mengatakan, pelatihan  tersebut merupakan salah satu program wajib yang harus diikuti kru Lintas Shuttle, khususnya pengemudi yang rutin dilakukan secara berkala.

"Program pelatihan ini merupakan salah satu komitmen dan dukungan kami dalam mewujudkan zero accident dalam berkendara. Apalagi, keselamatan menjadi faktor utama dalam bidang pelayanan jasa transportasi yang harus selalu menjadi prioritas," ujarnya usai kegiatan Ngoprek di Kantor Cabang Lintas Shuttle Pasteur, Rabu (24/8/2022).

Ori menuturkan, pengemudi memiliki peran penting dalam hal mendukung berjalannya bisnis perusahaan, namun juga menjadi penentu keselamatan nyawa orang lain, yaitu para penumpangnya.

Baca juga: Lalu Lintas Flyover Jalan Jakarta-Supratman Akan Diuji Coba Dua Arah, Tunggu Evaluasi Ini Dulu

“Oleh karena itu, para pengemudi merupakan ujung tombak yang dapat turut menentukan berlangsungnya nasib perusahaan ini," ucapnya.

Ori menambahkan, program pelatihan tersebut akan berlangsung dalam beberapa gelombang, hingga 1 September mendatang.

“Kami berharap, dengan training tersebut pengemudi Lintas Shuttle menjadi lebih terlatih, sabar dan siap menerima keadaan apapun selama diperjalanan, seperti macet, manuver kendaraan lain atau memahami keinginan penumpang yang berbeda-beda,” ujar Ori.

Baca juga: Ada Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kota Bandung, Jalan Jakarta Jadi Dua Arah Lagi, Ini Jadwalnya

Kanit Kamsel Polrestabes Bandung, IPTU M. Andri mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan mewujudkan zero accident bagi para pengemudi Lintas Shuttle tersebut. Menurutnya, Lintas Shuttle harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Kami apresiasi dan mendukung sosialiasi safety riding kendaraan ini. Ini menandakan Lintas Shuttle serius dalam hal pelayanan, apalagi terkait keselamatan baik penumpang atau sopir selama diperjalanan,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President Operation PT. Citra Maharlika Lintas Wahana, Bambang Warsito menambahkan, untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada penumpang selama diperjalanan, terdapat standar operasional yang wajib dilakukan setiap pengemudi, yaitu berhenti atau istirahat di rest area yang sudah ditentukan.

“Seluruh kendaraan Lintas Shuttle akan istirahat di KM 72 (arah Jakarta-Bandung), dan atau di KM 125 (arah Bandung-Jakarta), baik itu merasa capek atau tidak. Tujuannya untuk memulihkan kembali tenaga dan konsentrasi para pengemudi kami, agar tetap prima," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, dalam mendukung keselamatan berkendara dan memberikan rasa aman serta nyaman yang lebih bagi para penumpang Lintas Shuttle, pihaknya telah melengkapi setiap kendaraan dengan sistem pemosisi global atau GPS.

Selain dapat mengetahui posisi atau letak kendaraan, namun juga sistem akan membaca data pengemudi, hingga kondisi kecepatan serta tujuan yang akan ditempuh oleh setiap kendaraan.

Sebagai contoh, dalam SOP Lintas Shuttle, setiap pengemudi diwajibkan mematuhi batas aman kecepatan dalam berkendara, yaitu maksimum hanya 80-100 km/jam.

Apabila terdapat kendaraan yang melanggar ketentuan tersebut, maka sistem akan mengirimkan notifikasi atau pesan langsung ke kantor Lintas Shuttle, dan kantor pusat akan memberikan catatan bagi pengemudi tersebut.

"Jadi untuk mendukung keselamatan berkendara, kami pun telah memaksimalkan setiap potensi, yaitu sarana prasarana, termasuk SDM. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan berkala seperti ini," katanya (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved