Orang yang Sudah Meninggal Masih Terdaftar Jadi Anggota Parpol, Ada 3 Orang, Temuan Bawaslu Ciamis

Tiga orang yang sudah meninggal masih terdaftar sebagai anggota parpol di Ciamis.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
illustrasi Bawaslu. Di Ciamis, Bawaslu setempat mendapatkan tiga orang yang sudah meninggal terdaftar sebagai anggota Parpol. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Bawaslu Ciamis menemukan 3 nama yang masih terdaftar sebagai anggota parpol ber-KTA , padahal ketiga orang itu sudah meninggal.

“Ada temuan, orang yang sudah meninggal tapi masih terdaftar sebagai anggota parpol (ber-KTA). Sampai hari ini ada temuan 3 nama orang yang sudah meninggal tapi tercatat dalam SIPOL,” ujar Jajang Miftahudin, komisioner Bawaslu Ciamis, kepada Tribun, Rabu (24/8/2022).

Setelah memasuki tahapan pendaftaran parpol calon peserta Pileg 2024, saat ini sedang dilakukan verifikasi administrasi (vermin).

Pada tahapan vermin ini Bawaslu di daerah melakukan pencermatan data yang sudah diakses parpol ke Sistem Informasi Parpol (SIPOL).

Dari pencermatan SIPOL dan bagian dari alat kerja, Bawaslu Ciamis menurut Jajang telah mendata beberapa temuan. 

Setidaknya ada 6 temuan yang sudah terdata. “Datanya masih direkap. Belum keseluruhan,” katanya.

Dari 6 temuan tersebut di antaranya menurut Jajang, ada temuan ketidaklengkapan KTP/KK dalam SIPOL, berikut ketidak sesuaian data anggota parpol yang diinputkan ke SIPOL. Yakni ketidaksesuaian data KTP/KK dengan KTA parpol.

Selain itu juga ditemukan ada KTA parpol atas nama orang yang memiliki jabatan yang dilarang menjadi anggota parpol.    

Kemudian ada temuan KTP lama (bukan e-KTP), ada KTP yang buram, tidak jelas datanya dan bahkan ada KTP yang tidak ada fotonya.

Juga ada temuan KTA ganda, seorang dengan NIK yang sama punya KTA ganda. Atau nama yang identik, terdata dalam KTA di parpol yang berbeda.

Temuan lainnya ada anggota parpol yang sudah meninggal. Tapi KTA-nya masih dilaporkan dalam SIPOL.

“Adanya nama orang yang sudah meninggal tapi masih terdata sebagai anggota parpol ini merupakan hasil pencermatan SIPOL. Yang identitasnya diketahui oleh petugas Bawaslu (Ciamis), alamat tempat tinggal yang bersangkutan satu lingkugan dengan petugas Bawaslu,” ujar Jajang.

Tiga nama orang meninggal, tapi masih terdata dan terlaporkan sebagai anggota parpol (berKTA) tersebut menurut Jajang berasal dari parpol yang berbeda. Yakni dari parpol yang berbeda tapi sama-sama parpol peserta Pemilu Legislatif  2019 (parpol lama).

Baca juga: 16 Partai Politik Gagal Ikut Pemilu 2024, Termasuk Parpol Milik Farhat Abbas dan Cucu Soeharto

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved