Kisah Mamah Dea, Dari Berjualan Baju Keliling dan Buka Warung, Kini Bisa Membeli Mobil

Dengan berjualan virtual dan menjadi Mitra Bukalapak, dagangannya pun bertambah dan  dan warungnya semakin unggul.

Dokumentasi Mitra Bukalapak
Mamah Dea yang membuka warung dan menjadi Mitra BukaLapak. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Membuka warung cukup lama di area perumahan padat penduduk, Kustini alias Mamah Dea menceritakan pengalamannya dalam memanfaatkan digitalisasi dan bergabung sebagai Mitra Bukalapak.

Mitra Bukalapak bisa membantu suplai barang dan pengiriman terjamin untuk mengembangkan produk grosir dalam bentuk virtual pembelanjaannya.

Melalui aplikasi ini menyediakan akses ke beragam produk fisik, virtual, dan finansial, dari barang kebutuhan sehari-hari.

Misalnya adalah pulsa, token listrik, hingga berbagai layanan seperti pembayaran tagihan, pengiriman uang, hingga layanan logistik, ke para pemilik warung serta pelaku UMKM lainnya di Indonesia.

"Sebelumnya saya belum pernah berjualan virtual dan ternyata aplikasinya cukup mudah untuk digunakan oleh saya yang sebelumnya tidak melek teknologi," ujar Mamah Dea saat ditemui di Atmosphere Cafe, Jalan Lengkong, Senin  (22/8/2022).

Ia berjualan grosir dan sembako yang dibeli di pasar sehingga terkadang harus menutup warungnya.

Baca juga: Peduli Warga Terdampak Covid-19, Penjual Pulsa Buka Lapak Sembako Gratis

Ketika warung tutup, tentu sebuah kerugian bagi Mamah Dea.

Dengan berjualan virtual dan menjadi Mitra Bukalapak, dagangannya pun bertambah dan  dan warungnya semakin unggul.

Hal positif lain yang ia dapatkan adalah ketika pandemi melanda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved