Breaking News:

HUT Kemerdekaan RI

Keluar dari Lapas Sukabumi, Dua Napi Ini Sujud Syukur dan Meneteskan Air Mata

Tampak saat keluar dari Lapas Sukabumi, kedua narapidana meneteskan air mata. Saat keduanya keluar tidak ada tidak ada satu pun keluaga yang menyambut

Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Supriyono Bin Suparman dan Ende Bin Rapi'in (40) saat sujud syukur setelah bebas dari Lapas kelas II B Sukabumi, Jumat, 17 Agustus 2022. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sukabumi bebas setelah mendapatkan remisi umum pada Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

Dua naripada yang bebas tersebut bernama Supriyono Bin Suparman (38) warga Desa Taruna Mulya, Kabupaten Belitung Timur,Bangka Belitung dan Ende Bin Rapi'in (40) warga Desa Padaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Pantuan Tribunjabar.id, setelah bebas dan keluar tahanan Lapas Kelas II B Sukabumi di jalan Lettu Bakri, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, itu mereka langsung sujud syukur bisa menghirup udara bebas lagi.

Tampak saat keluar dari Lapas Sukabumi, kedua narapidana meneteskan air mata. Saat keduanya keluar tidak ada tidak ada satu pun keluaga yang menyambutnya. 

Supriyono mengatakan, sangat bersyukur bisa keluar dan bebas dari masa tahanannya atas tindakan pidana penipuan sesuai pasal 378 KUHP.

Setelahnya, ia akan pulang ke Bangka Belitung untuk kembali bekerja atau usaha di rumah.

Baca juga: Ratusan Penghuni Lapas Kelas II B Tasikmalaya Gigit Jari Tak Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI

"Alhamdallah saya bersyukur bisa bebas hari ini, rencananya mau pulang Bangka dan kembali berkerja," ucapnya, kepada Tribunjabar.id sambil meneteskan air mata

Kepala Lapas Kelas II B Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar mengatakan, keduanya bebas setelah menjalani masa tahan 2 tahun 6 bulan.

"Keduanya mendapatkan remisi umum tiga bulan. Mulai hari ini Supriyono dan Ende bebas dan sore ini bisa pulang," ujarnya kepada Tribunjabar.id, 

Keduanya kata Christo, terlibat kasus penipuan yang dilakukan di wilayah kabupaten Sukabumi beberapa tahun lalu.

"Alhamdulillah mereka sudah menjadi warga binaan baik dan hari kembali ke masyarakat harapannya tetap memelihara kebaikan mereka setelah kita bekali pelatihan kerja," katanya.

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved