Divonis 6 Bulan 15 Hari Penjara, Bahar bin Smith Pegang Bendera Indonesia Lantas Berteriak Begini

Bahar bin Smith divonis penjara selama 6 bulan dan 15 hari dalam kasus dugaan penyebaran hoaks, Selasa (16/8/2022).

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman
Majelis Hakim memvonis Habib Bahar bin Smith dengan enam bulan kurungan penjara. Vonis yang diberikan majelis hakim tersebut lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Bahar dengan hukuman 5 tahun penjara.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bahar bin Smith divonis penjara selama 6 bulan dan 15 hari dalam kasus penyebaran hoaks, Selasa (16/8/2022).

Dalam siang vonis di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Majelis Hakim menilai Bahar bin Smith atau Habir Bahar terbukti terbukti bersalah menyiarkan kabar yang kurang pasti.

"Menyatakan terdakwa Habib Bahar bin Smith telah terbukti secara sah meyakinkan menurut hukum, bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama menyiarkan kabar yang tidak pasti atau tidak lengkap. Sedangkan ia mengerti setidaknya dia mengerti kabar itu akan mudah menimbulkan keonaran kalangan rakyat," kata Hakim Ketua, Dodong Rusdani, Selasa (16/8/2022).

Habib Bahar bin Smith merespons positif putusan majelis hakim terhadap dirinya.

Pihaknya pun langsung menerima putusan tersebut.

Sesuai dibacakan vonis oleh majelis Hakim, Bahar langsung berjalan ke arah meja hakim, Ia kemudian memegang bendera Indonesia sambil meneriakkan keadilan masih ada.

"Dengan putusan ini, Insya Allah akan jadi awal bangkitnya lagi kepercayaan masyarakat, masih ada keadilan di Indonesia," ujar Bahar, seusai mendengarkan vonis yang dibacakan majelis hakim di PN Bandung, Selasa (16/8/2022). 

Majelis Hakim yang diketuai Dodong Rustandi mengatakan jika vonis terhadap Bahar murni tanpa intervensi dari pihak manapun. 

"Kami memutuskan apa adanya, tidak ada pengaruh apapun yang benar, ya benar dan salah ya salah," ujar Dodong.

Baca juga: Komentar Habib Bahar Setelah Divonis 6 Bulan oleh Hakim, Ucapkan Terima Kasih kepada Polisi

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, masih pikir-pikir atas putusan hakim.

"Kami penuntut umum terhadap putusan terdakwa Habib Bahar bin Smith, kami menyatakan pikir-pikir," ujar Jaksa.

Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith divonis hukuman berupa enam bulan kurungan penjara.

Vonis yang diberikan majelis hakim tersebut lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Bahar dengan hukuman 5 tahun penjara. 

Dalam putusannya, hakim menilai Bahar bersalah sebagaimana dakwaan pertama lebih subsidair.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved