Jembatan Apung Terpanjang di Genangan Cirata Bisa Dibongkar Lagi, Ternyata Belum Dapat Izin dari PLN

PLN Pembangkit Jawa Bali selaku pemegang wilayah Genangan Cirata ternyata belum mengeluarkan izin pembangunan jembatan apung terpanjang.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Pembangunan jembatan apung di Genangan Cirata ternyata belum mendapatkan izin. Saat ini, pembangunannya sudah hampir selesai. 

Sekretaris Pokdarwis Desa Sindangjaya, Ari Kurniawan, mengatakan, warga juga belum menerima laporan ada kajian dari ahli terkait pembangunan jembatan apung terpanjang tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Sindangjaya, Endin, yang akrab disapa Babeh Endun, mengatakan, beberapa kali nama karang taruna disebut namun hingga saat ini kontribusi untuk karang taruna belum ada.

"Segera datang ke kami untuk koordinasi dan konfirmasi penggunaan nama karang taruna dalam pembangunan jembatan apung tersebut," katanya.

Seperti diketahui, pembangunan jembatan apung terpanjang di Genangan Cirata sepanjang 1,2 kilometer ini bermula dari Dermaga Calingcing Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang.

Saat ini pembangunan jembatan tersebut hampir rampung dan akan mencapai garis finis sekitar 300 meter lagi di kawasan Pinus Jagabaya, Desa Cikidangbayang, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. (fam)

Foto - ilustrasi jembatan apung terpanjang sedang dibangun di atas genangan Cirata  

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved