Baku Tembak di Rumah Jenderal
Susno Duadji Minta Waspadai AC di Ruang Tahanan Bharada E, LPSK Akan Suplai Makanan
Peran penting Bharada E dalam pengungkapan kasus meninggalnya Brigadir J membuat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bergerak.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kasus polisi tembak polisi di rumah jenderal sudah mulai terungkap setelah Polri menetapkan empat orang tersangka termasuk Irjen Ferdy Sambo dan Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E.
Penetapan Bharada E jadi tersangka menjadi pemicu 3 orang lain jadi tersangka kasus meninggalnya Brigadir J atau Brigadir Yosua Hutabarat tersebut.
Bharada E kini ditahan di Rutan Bareskrim Polri sementara Irjen Ferdy Sambo ditahan di Mako Brimob.
Peran penting Bharada E dalam pengungkapan kasus meninggalnya Brigadir J membuat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bergerak.
LPSK berharap jangan sampai keselamatan Bharada E terancam.
Kekhawatiran serupa diungkap mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji.
Susno Duadji bahkan meminta untuk waspada dengan AC (air conditioner) atau pendingin udara di dalam ruang tahanan Bharada E.
Sebab dikhawatirkan ada zat beracun mengalir melalui AC.
"Makanan dan AC untuk Bharada E harus dijaga mulai sekarang," ujar Susno.
Baca juga: SOSOK Seali Syah yang Mengaku Siap Bongkar Skenario Irjen Ferdy Sambo, Dia Keponakan Tyas Mirasih
Baca juga: Sosok KM, Satu-satunya Tersangka Penembakan Brigadir J yang Berstatus Bukan Polisi, Ini Perannya
Kemungkinan zat beracun dari AC itu dikhawatirkan bisa membuat nyawa Bharada E terancam
Mengenai makanan, LPSK menegaskan mereka akan menyuplai.
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI, Maneger Nasution, dalam siaran Kompas.TV pada Rabu (9/8/2022) malam mengatakan LPSK akan menyuplai makanan untuk Bharada E.
"Pengalaman kita makanan perlu kita jaga. Kita antisipasi (Bharada E diracun). Bagi kami lebih baik sedia payung sebelum hujan," ujarnya.
Maneger Nasution mengatakan setelah penasihat hukum Bharada E ingin kliennya menjadi justice collaborator maka pihaknya langsung bertemu Bareskrim Polri dan menyampaikan perlindungan segera untuk Bharada E.
"Kami sampaikan bahwa negara harus melindungi Bharada E. Ini saksi sangat penting karena itu harus dijamin keselamatannya. Juga makanannya harus dijaga," ujar Maneger.
