Kasus PMK di Kabupaten Cirebon Dipastikan Melandai, Tersisa 202 Ekor Ternak yang Masih Dirawat

202 hewan ternak yang terjangkit PMK itu tersebar di sejumlah kandang milik masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon.

Tribun Jabar/ Kiki Andriana
ILUSTRASI SAPI - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Cirebon dipastikan telah melandai. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Cirebon dipastikan telah melandai.

Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Encus Suswaningsih, mengatakan, hingga kini tersisa 202 ekor ternak terjangkit PMK yang masih dirawat.

Menurut dia, petugas dari pusat kesehatan hewan (puskeswan) juga masih memantau secara intensif kondisi hewan ternak tersebut.

Baca juga: Jejak Ganasnya PMK di Bandung Barat, Kerugian Mencapai Rp 17 M, Kini Alhamdulillah Nol Kasus Baru

"Kasusnya secara umum melandai, dan menurun drastis dibanding bulan lalu," ujar Encus Suswaningsih saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (6/8/2022).

Ia mengatakan, 202 hewan ternak yang terjangkit PMK itu tersebar di sejumlah kandang milik masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon.

Pihaknya mencatat, jumlah kasus PMK di Kabupaten Cirebon mencapai 1688 ekor, dan terdapat 1278 ekor yang telah dinyatakan sembuh.

Selain itu, sebanyak 108 ekor hewan ternak terjangkit PMK yang dipotong paksa, dan 20 ekor hewan ternak positif PMK yang mati.

"Dari total kasus PMK tersebut, sapi potong merupakan yang terbanyak. Jumlahnya mencapai 1244 ekor," kata Encus Suwaningsih.

Sementara jumlah sapi perah yang terjangkit PMK di Kabupaten Cirebon mencapai 25 ekor, 405 ekor kerbau, dan 10 ekor domba.

Baca juga: Sapi yang Mati Karena PMK Akan Diberi Ganti Rugi Rp 10 Juta, Kata Mentan Syahrul

Ia mengakui, wabah PMK di Kabupaten Cirebon pada awal bulan lalu, khususnya menjelang Iduladha sempat meningkat dan kini semakin landai.

"Untuk sebaran kasus PMK ini melingkupi 58 desa di 28 kecamatan se-Kabupaten Cirebon. Alhamdulillah, sekarang relatif melandai," ujar Encus Suswaningsih.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved