Pengedar Narkoba Jangan Macam-macam, Masyarakat Pantai Selatan Garut Jadi Pengawas Peredaran Narkoba

Masyarakat pesisir pantai selatan Kabupaten Garut dilibatkan jadi bagian dari Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Dok. BNN Garut
Petugas BNN saat memberikan imbauan dan arahan kepada sejumlah nelayan di pantai selatan Garut terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Masyarakat pesisir pantai selatan Kabupaten Garut dilibatkan jadi bagian dari Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat pantai selatan berkomitmen untuk menjaga kedaulatan laut dari ancaman penyelundupan narkoba.

Komitmen tersebut digelar dalam rapat penguatan pelaksanaan program desa pesisir tangguh bersinar di Aula Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (3/8/2022).

Kepala BNN Garut AKBP Deni Yusdial mengatakan peran masyarakat pesisir dan nelayan sangat penting dalam menjaga kedaulatan laut dan pantai dari kerawanan penyelundupan narkoba.

"Hal ini untuk membangun sistem peringatan dini masyarakat pesisir agar mempunyai daya tangkal dari ancaman penyalahgunaan dan penyelundupan narkoba via laut," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Rabu (3/8/2022) malam.

Ia menuturkan saat ini seluruh desa di kawasan pesisir pantai selatan Kabupaten Garut sudah mendeklarasikan diri untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba.

Peran masyarakat desa dalam pencegahan peredaran narkoba menurutnya sangat penting lantaran berada di titik terdekat dengan masyarakat.

Baca juga: Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Polda Jabar Benarkan

"Kami namakan program ini dengan nama Desa Bersinar, desa bersih narkoba, para nelayan, masyarakat pesisir dan semua elemen terlibat," ucapnya.

Masyarakat pesisir pantai selatan Kabupaten Garut, Ipi Mupliana menyambut baik program tersebut.

Ia menuturkan dengan bertambahnya aktivitas masyarakat di pesisir pantai maka masyarakat sekitar harus diberikan sosialisasi soal pencegahan peredaran narkoba.

"Apalagi kan laut jadi kawasan yang rawan penyelundupan, ya kami sangat mengapresiasi program pencegahan ini," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id.

Ipi berharap seluruh desa di kawasan pesisir pantai selatan mendapat sosialisasi tersebut lantaran memiliki kerawanan yang sama.

Ia menyebut ada 22 desa di sepanjang garis pantai selatan.

Baca juga: 4 Polisi Jadi Korban Pembacokan saat Akan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

"Harapannya sosialisasinya masuk ke semua desa, sosialisasinya juga harus masif," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved