Ribuan Kosmetik Ilegal di Kota Tasikmalaya Disita, Tak Memiliki Izin Edar hingga Kedaluwarsa

Ribuan kosmetik yang disita terdiri dari 4.902 pcs kosmetik tanpa izin edar, 10 pcs kosmetik kedaluwarsa, dan 101 pcs obat kosmetik tanpa izin edar.

Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Kepala Loka POM di Kota Tasikmalaya, Jajat Setia Permana, memaparkan upaya penertiban kosmetik ilegal di wilayah kerjanya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Loka POM di Kota Tasikmalaya menemukan ribuan pcs kosmetik yang beredar tanpa izin saat melakukan penertiban selama Juli.

Pengawasan dilakukan terhadap 56 sarana (toko maupun klinik kecantikan). Dari situ petugas menemukan 32 sarana diantaranya tidak memenuhi ketentuan.

Kepala Loka POM di Kota Tasikmalaya, Jajat Setia Permana, mengungkapkan, dari hasil penertiban itu ditemukan 450 item produk kosmetik bermasalah.

Baca juga: Sukses Membangun Bisnis Kosmetik, Michael Simon Terpilih Jadi Ketua Perkosmi Jabar 2022-2026

Ribuan kosmetik yang disita terdiri dari 4.902 pcs kosmetik tanpa izin edar, 10 pcs kosmetik kedaluwarsa dan 101 pcs obat kosmetik tanpa izin edar.

"Temuan kosmetik bermasalah ini didominasi oleh produk kosmetik rias wajah, kemudian parfum dan perawatan wajah," kata Jajat, Selasa (2/8/2022).

Para pelakunya, lanjut Jajat, hanya diberi pembinaan karena upaya penertiban baru tahap awal dan banyak pelaku masih belum mengerti soal izin edar.

"Jadi saat ini kami hanya memberikan pembinaan," kata Jajat.

Peredaran kosmetik tanpa izin edar, kata Jajat, melanggar UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

"Ancaman hukuman bagi pelaku usaha yang melanggar UU nomor 36 tahun 2009 ini hukumn penjara maksimal 15 tahun atau denda Rp 1,5 miliar," ujar Jajat.

Baca juga: Modus Jual Batik, Rumah ini Ternyata Edarkan Kosmetik Ilegal, Petugas Menyamar Jadi Pembeli Batik

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved