Modus Jual Batik, Rumah ini Ternyata Edarkan Kosmetik Ilegal, Petugas Menyamar Jadi Pembeli Batik

BBPOM Bandung, sempat dikelabui oleh pemilik kosmetik ilegal sebuah rumah di Jalan Sukajadi, Kota Bandung dengan aktivitas jual beli batik 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Petugas BPOM Kota Bandung mengamankan kosmetik ilegal dari sebuah rumah di Kecamatan Sukajadi, Bandung, Rabu (6/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, sempat dikelabui oleh pemilik kosmetik ilegal sebuah rumah di Jalan Sukajadi, Kota Bandung. 

Koordinator Kelompok Subtansi Penindakan BBPOM Bandung, Alex Sander mengatakan, laporan adanya kegiatan penyimpanan kosmetik ilegal sudah diterima sejak Februari 2022. 

Pihaknya kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan laporan masyarakat tersebut. 

Saat poses investigasi, kata dia, pelaku sempat mengelabui dengan aktivitas jual -beli batik. 

"Kami sempat beli batiknya. Datang dua kali memantau. Tapi pas masuk dilarang," ujar Alex. 

Merasa curiga, pihaknya kemudian melakukan penggerebekan pada Rabu siang.

Diketahui rumah tersebut ternyata tempat distribusi atau penjualan produk kosmetik dan obat-obatan tanpa izin edar yang dijual secara online

Dari hasil penggerebekan itu, diamankan barang bukti berupa obat tradisional, kosmetik import tanpa izin edar BPOM. 

Total barang bukti yang diamankan sekitar 34 jenis dengan total 19.551 pcs/kotak/botol dengan nilai barang bukti yang disita 1.238.348.000. 

"Nilai barang yang disita Rp 1.238.348.000," ujar Alex Sander. 

Baca juga: BREAKING NEWS: BPOM Amankan Kosmetik dan Obat-obatan Ilegal dari Sebuah Rumah di Sukajadi

Pihaknya mendapat informasi adanya kegiatan penjualan kosmetik ilegal sejak Februari 2022. 

"Kita temukan beberapa produk obat tradisiomal, kosmetik tidak memiliki izin edar, jadi ada beberapa yang tidak ada izin edar di sini. Laporannya sejak bulan Februari 2022, kita lakukan pemantauan sebanyak dua kali dan lakukan operasi penindakan," ujar Alex. 

Saat ini pemilik rumah, kata dia, sedang dilakukan pemeriksaan. 

"Terhadap pelaku kita lakukan BAP, saat ini sedang berlangsung dan lakukan proses sesuai perundang-undangan yang berlaku," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved