Pengakuan HR yang Bawa Gadis 14 Tahun Asal Kabupaten Cirebon: Korban yang Minta Ikut

Pria asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu, terbukti membawa kabur gadis di bawah umur asal Kabupaten Cirebon tanpa seizin orang tuanya.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
HR saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (2/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Wajah HR (29) tampak hanya tertunduk lesu saat dibawa ke sel tahanan Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (2/8/2022).

Pria asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu, terbukti membawa kabur gadis di bawah umur asal Kabupaten Cirebon tanpa seizin orang tuanya.

Bahkan, kepada petugas HR juga mengakui telah merudapaksa korban yang masih berusia 14 tahun tersebut sebanyak dua kali.

"Saya melakukan itu (rudapaksa) dua kali saat di rumah," kata HR saat menjalani pemeriksaan di Ruang Unit PPA Satreskrim Mapolresta Cirebon, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Kenal di Game Online, Pria Bawa Kabur dan Rudapaksa Gadis di Bawah Umur Asal Kabupaten Cirebon

Ia mengatakan, sengaja datang ke Cirebon untuk bertemu dengan korban pada Sabtu (15/7/2022) kemudian pulang ke rumahnya di Banyumas.

Namun, HR mengaku saat itu korban yang meminta ikut ke Banyumas, sehingga keduanya pergi menggunakan kendaraan umum.

Kala itu, keduanya bertemu di wilayah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, kira-kira pukul 12.30 WIB, kemudian berangkat ke Banyumas.

"Dia (korban) bilang ingin mengunjungi rumah dan bertemu kedua orang tua saya di Banyumas, sehingga saya ajak pulang," ujar HR.

HR menyampaikan, selama di Banyumas juga korban tinggal di rumahnya dan tidak bepergian ke mana pun. Saat itulah, HR merudapaksa korban.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, tersangka membawa kabur korban tanpa seizin orang tuanya selama delapan hari.

Baca juga: Surili yang Jadi Maskot PON XIX Jabar Ditemukan di Rumah Warga di Cirebon, Sempat Masuk Kamar

Karenanya, orang tua korban merasa tidak terima dan melaporkannya ke Satreskrim Polresta Cirebon. Pihaknya mengamankan tersangka pada 24 Juli 2022.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, HR dijerat Pasal 332 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara," kata Anton.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved