Wagub Jabar: Stop Perundungan! Minta Anak-anak Bijak Gunakan Ponsel
Wagub Jabar meminta jangan ada lagi bullying atau perundungan di sekolah. Siswa harus bijak menggunakan ponsel.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta agar tidak ada lagi kejadian bully atau perundungan di lingkungan sekolah. Bully, katanya, adalah perbuatan buruk.
"Jangan lagi ada bully, sekalipun itu hanya candaan," kata Wagub Uu Ruzhanul Ulum ketika berkunjung ke SMAN1 Jatinangor, Sumedang, Kamis (28/7/2022).
Perilaku perundungan bisa berasal dari kebiasaan yang tidak baik juga.
Misalnya, penggunaan ponsel pintar untuk hal-hal kurang manfaat.
"Ya, saya juga meminta agar siswa manfaatkan HP dengan maksimal," kata Uu.
Menurut Uu, pemanfaatan maksimal itu di antaranya tidak menggunakan hape untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks.
Menyebarkan berita bohong sama sekali tak berguna dan malah berbahaya.
"Dan jangan membuka (konten) yang membuat moralitas bergeser. Jaga moralitas. Siswa-siswa sekalipun nanti ilmunya tinggi kalau tanpa moralitas ya tetap tidak baik," katanya.
Di SMAN 1 Jatinangor, Wagub berceramah kepada siswa dan guru-guru.
Kepada para guru dia berpesan agar jangan hanya mengajar. Para guru harus menjadi orang tua pengganti.
"Mengajar dengan kasih sayang sehingga siswa menjadi dekat dan taat kepada guru juga aturan-aturan sekolah," katanya.
Baca juga: Pak Uu Minta Maaf Soal Pernyataan Perundungan Anak di Tasikmalaya, Pastikan Proses Hukum Berjalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jawa-barat-uu-ruzhanul-ulum-di-jatinangor_1.jpg)