Video Asusila Guru di Ciamis

Kasus Video Syur Guru, Bupati Herdiat: Perbuatan yang Sangat Memalukan, Pemkab Bentuk Tim Ad Hoc

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya kaget dan prihatin dengan adanya kejadian dua oknum guru dari sebuah SD di Sukadana dengan beredarnya video syur

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/andri m dani
Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya mengaku kaget dan prihatin dengan adanya kejadian dua oknum guru dari sebuah SD di Kecamatan Sukadana dengan beredarnya video syur 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMISBupati Ciamis H Herdiat Sunarya mengaku kaget dan prihatin dengan adanya kejadian dua oknum guru dari sebuah SD di Kecamatan Sukadana yang terlibat perbuatan tak senonoh dan videonya beredar di medsos.

“Bukan prihatin lagi. Ini perbuatan yang sangat memalukan. Ia pelakukanya, dia pula yang menyebarkannya (mengupload),” ujar Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya kepada Tribun dan wartawan lainnya usai pembukaan Rakercab IBI Ciamis di Gedung KH A Dahlan Stikes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (28/7) siang.

Menurut Bupati Herdiat, beberapa hari lalu ia sudah mendapat laporan langsung dari Kadisdik Ciamis.

Tentang perbuatan dua orang guru dari salah SD Negeri di Kecamatan Sukadana tersebut.

Terduga pelaku laki-laki seorang guru PNS dan pelaku perempuan berstatus sebagai guru P3K.

Menindak lanjuti kejadian tersebut Pemkab Ciamis katanya telah membentuk tim ad hock yang terdiri dari Inspektorat, BKPSDM dan Disdik Ciamis.

"Beberapa kali dipanggil pelaku laki-laki tidak pernah hadir. Ia katanya menghilang. Selain diduga telah melakukan perbuatan asusila, sekarang malah hilang. Tidak datang ke sekolah, bolos mengajar. Jelas ini telah melanggar aturan disiplin. Ini perbuatan sangat memalukan,” katanya.

Tidak hanya melakukan perbuatan asusila, dugaan pelanggaran UU ITE, yang bersangkutan juga melakukan pelanggaran disiplin PNS.

Baca juga: Kronologi Video Syur 2 Guru di Ciamis, Diunggah Si Pria yang Kini Kabur, Ini Kondisi Guru Perempuan

“Bukan tak mungkin sanksi beratnya bisa diberhentikan,” ucap Bupati Herdiat.

Untuk itu katanya hasil kerja tim adhock ditunggu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved