Cegah Peredaran Narkoba Jaringan Lapas, Kemenkumham Jabar Gembleng 730 Sipir di SPN Cisarua

Untuk mencegah peredaran narkoba jaringan lapas itu, Kemenkumham Kantor Wilayah Jabar memberikan pelatihan kepada ratusan penjaga lapas atau sipir

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Sebanyak 730 penjaga lapas saat mengikuti pembinaan pembinaan fisik, mental, dan disiplin di SPN Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (22/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Peredaran narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), masih menjadi perhatian khusus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) karena fenomena tersebut dinilai masih kerap terjadi.

Untuk mencegah peredaran narkoba jaringan lapas itu, Kemenkumham Kantor Wilayah Jawa Barat memberikan pelatihan kepada ratusan penjaga lapas atau sipir di berbagai daerah melalui pembinaan fisik, mental, dan disiplin.

Staf Ahli Kemenkumham, Iwan Kurniawan mengatakan, pembinaan bagi para penjaga lapas ini memang perlu dibutuhkan supaya mereka bisa semakin berintegritas, disiplin dan memiliki jiwa korsa.

"Peserta dalam pembinaan ini, ada 730 orang, sekarang sedang dipersiapkan untuk tahap berikutnya dengan jumlah yang hampir sama karena ada sekitar 1.400 orang yang rencananya akan kami didik," ujarnya saat ditemui di SPN Cisarua, Jumat (22/7/2022).

Sementara terkait antisipasi peredaran narkoba jaringan lapas, kata dia, hal ini merupakan hal teknis yang menjadi kewenangan Kemenkumham Kantor Wilayah Jawa Barat.

"Kalau hal itu sudah menyangkut teknis di kewilayahan. Intinya, dengan adanya kegiatan ini menjadi pembekalan kembali bagi petugas pemasyarakatan tentang sikap disiplin, integritas, dan kekompakan," kata Iwan.

Kepala Kantor Kemenkumham Wilayah Jabar, Sudjonggo mengatakan, terkait peredaran narkoba jaringan Lapas tersebut, pihak terus bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.

"Jadi, sejauh mana keterlibatannya, apakah memang ada keterlibatan petugas atau cuma narapidananya saja, kita tetap selalu bekerjasama dengan teman-teman di kepolisian," ucap Sudjonggo.

Selain itu, kata dia, pembinaan bagi ratusan sipir itu untuk mencegah adanya peredaran narkoba jaringan lapas, sehingga dilakukan pembinaan fisik, mental, dan disiplin.

"Hasil dari itu akan membentuk integritas yang mumpuni untuk bekerja di lapas atau rutan yang ada di daerah Jawa Barat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved