Markas Sebuah LSM di Cirebon Digerebek Polisi, Puluhan Orang Diamankan, Serang Rumah Ketua LSM Lain

Puluhan anggota sebuah LSM diamankan polisi di Cirebon karena menyerbu rumah seorang ketua LSM lainnya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti pistol airgun dan senjata tajam yang disita dari markas LSM Al Jabbar di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (17/7/2022) sore. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polresta Cirebon menggerebek markas LSM Al Jabbar di Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Minggu (17/7/2022) sore.

Dalam penggerebekan tersebut petugas mengamankan puluhan anggota LSM tersebut ke Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, penggerebekan itu berkaitan dengan penyerangan puluhan anggota LSM Al Jabbar ke rumah Ketua LSM Merah Putih di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, penyerangan yang terjadi pada Sabtu (16/7/2022) malam kira-kira pukul 21.45 WIB itu mengakibatkan seorang korban luka-luka dan sejumlah rumah warga rusak.

"Dari persitiwa tersebut, kami tindak lanjuti melalui penggerebekan ke markas LSM Al Jabbar yang mengeroyok korban dan merusak rumah warga," kata Arif Budiman saat ditemui usai penggerebekan.

Ia mengatakan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dalam penggerebekan tersebut, di antaranya, pistol airgun, puluhan senjata tajam, hingga minuman keras.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan 11 unit sepeda motor dan sejumlah mobil yang tidak dilengkapi surat-suratnya dari markas LSM Al Jabbar.

Sementara aksi penyerangan puluhan anggota LSM Al Jabbar ke rumah Ketua LSM Merah Putih tersebut dipicu perselisihan mengenai kendaraan jaminan leasing.

"Ini komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya memberantas aksi premanisme maupun pengeroyokan di wilayah hukum Polresta Cirebon," ujar Arif Budiman.

Ia memastikan, sebanyak 26 anggota LSM Al Jabbar yang diamankan dalam penggerebekan kali ini bakal diproses hukum sesuai tindak pidana yang dilanggarnya.

Arif menyampaikan, korban pengeroyokan LSM Al Jabbar hingga kini masih dirawat intensif di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon karena mendapat luka bacokan senjata tajam.

"Dari 26 anggota LSM yang diamankan tidak semuanya berasal dari Kabupaten Cirebon, sebagian dari daerah sekitar seperti Kuningan, Majalengka, dan lainnya," kata Arif Budiman.

Baca juga: Pengakuan Residivis Asal Cirebon yang Berjualan Obat Keras di Rumahnya, untuk Makan dan Rokok

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved