Santri Tasik Terseret Ombak

KPAD Kota Tasik Berikan Trauma Healing Kepada Korban Terseret Ombak Pantai Legok Jawa Pangandaran

Tim Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Tasikmalaya memberikan trauma healing kepada korban selamat terseret ombak pantai Legok Jawa Pangandaran

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN
Komisioner KPAD Kota Tasikmalaya, Sita, Jumat (8/7/2022) memberikan penjelasan setelah memberikan trauma healing terhadap sejumlah korban selamat terseret ombak pantai Legokjawa, Pangandaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Tim Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya memberikan trauma healing terhadap sejumlah korban selamat terseret ombak pantai Legok Jawa, Pangandaran.

Trauma healing (pemulihan dari trauma) dilakukan Jumat (8/7) siang dan dilakukan secara door to door di rumah para korban di Kampung Cibangun Kaler, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Seperti diketahui delapan remaja Cibangun Kaler terseret ombak pantai Legok Jawa saat sedang bermain-main di tepi pantai.

Para nelayan setempat berhasil menemukan tujuh remaja. Namun tiga diantaranya sudah tak bernyawa.

Satu orang lagi masih dalam pencarian.

Sejumlah korban selamat yang rata-rata masih remaja, terlihat masih syok. Mereka mengurung diri bahkan ada yang harus diberi obat tidur.

Komisioner KPAD Kota Tasikmalaya, Sita, yang juga sarjana psikologi, memberikan dukungan dan memberikan semangat agar para korban segera pulih lagi.

"Prosesnya memang agak lama untuk pulih. Bisa satu bulan bahkan dua bulan. Kami akan terus melakukan pendampingan," ujar Sita.

Baca juga: DETIK-detik Rombongan Santri Tasik Terseret Ombak di Pangandaran, 3 Meninggal dan 1 Masih Hilang

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved