Kirim Surat Sakti Rekomendasi PPDB, Dalih Erwin Anggota DPRD Kota Bandung: Sampaikan Aspirasi Warga

Dalam isi surat itu, sekolah harus menerima nama-nama yang sudah ada dalam draf yang diajukan Erwin, Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi PKB

Tribunjabar.id/Nazmi Abdurraham
ILUSTRASI PPDB - Nama Erwin anggota dari Fraksi PKB Kota Bandung beredar luas terkait kisruh penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK 2022 dan muncul surat sakti yang ditujukan ke beberapa sekolah dan ke kepala KCD. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nama Erwin anggota dari Fraksi PKB Kota Bandung beredar luas terkait kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2022 dan muncul surat sakti yang ditujukan ke beberapa sekolah dan ke kepala KCD.

Dalam isi surat itu, sekolah harus menerima nama-nama yang sudah ada dalam draf yang diajukan anggota dewan tersebut, di antaranya ke SMKN 2, SMKN 8, SMKN 9, SMKN 15, dan SMKN PU.

Erwin pun menanggapi terkait kasus yang viral ini. Erwin pun tak membantah bahwa dia telah mengirimkan surat rekomendasi PPDB yang ke Kadisdik Jabar.

Baca juga: 14 Guru Jadi Korban Kecelakaan Bus Masuk Jurang, Disdik Sumedang Ambil Alih PPDB di SD Negeri Sayang

"Benar bahwa surat dimaksud dibuat, ditandatangani, dan dikirimkan saya dalam kapasitas sebagai anggota DPRD Kota Bandung, dengan maksud dan tujuan meneruskan atau menyampaikan aspirasi dari warga masyarakat Kota Bandung," katanya, Minggu (26/6/2022).

Menurutnya, aspek ekonomi menjadi pertimbangan utamanya untuk membantu menyampaikan keinginan warga agar anaknya diterima di sekolah negeri, mengingat biaya pendidikan di sekolah negeri jauh lebih terjangkau dibandingkan sekolah swasta.

"Surat dimaksud bukanlah bentuk intervensi saya ke pemprov Jabar dalam hal ini Disdik Jabar, tetapi sekedar permohonan atau usulan sebagaimana aspirasi yang saya terima sebagai anggota dewan Kota Bandung. Surat itu tidak bersifat memaksa atau mengintervensi proses PPDB, karena pihak dinas berhak penuh untuk mempertimbangkan atau mengabaikannya," kata Ketua DPC PKB Kota Bandung itu.

Erwin juga menyebut ketika surat itu menimbulkan kesalahpahaman dan kegaduhan, maka dia pun menarik surat itu.

"Selaku anggota dewan yang dipilih secara langsung oleh masyarakat, saya memiliki kewajiban untuk memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi masyarakat khususnya di Kota Bandung melalui saluran dan cara yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya mengapresiasi upaya pemerintah dalam hal ini Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung dalam melaksanakan PPDB," ujarnya.(*)

Baca juga: SMKN 5 Bantah Ada OTT Pungli PPDB, Penerimaan Siswa Baru Tetap Berjalan, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved