BUTUH ULURAN TANGAN, Nenek Sebatang Kara di Subang Ini Tinggal di Gubuk Reyot, Memprihatinkan

Miris benar nasib Ami (66). Dia merupakan perempuan lanjut usia (lansia) asal Dusun Sarireja RT 17/05 Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
Kapolsek Pamanukan, Kompol Undang Sudrajat, saat mengunjungi Ami yang hidup sebatang kara dan tinggal di gubuk yang hampir roboh, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG – Miris benar nasib Ami (66). Dia merupakan perempuan lanjut usia (lansia) asal Dusun Sarireja RT 17/05 Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang.

Dia  hidup sebatang kara di gubuk yang nyaris ambruk.

Ami tinggal digubuk reyot yang kondisinya nyaris ambruk membutuhkan uluran tangan dermawan untuk membantu kehidupannya.

Gubuk yang ditinggali Ami berukuran 3x2 meter kondisinya sangat memperihatinkan.

Dindingnya terbuat dari bilik bambu terlihat sudah rapuh, copot, dan bolong. Begitu pun kayu-kayunya sudah keropos.

Saat hujan turun, Ami kerap kehujanan dan kedinginan saat tidur karen atapnya bocor.

Melihat kondisi Ami yang hidup memprihatinkan dan tinggal di gubuk reyot, Kapolsek Pamanukan, Kompol Undang Sudrajat, langsung turun tangan memberikan bantuan untuk Ami.

Kompol Undang Sudrajat mengatakan, pemberian bantuan kepada Ami karena dapat informasi yang didapat dari bhabinkamtibmas kalau Ami hidup sebatang kara dan perlu bantuan dari semua pihak.

Baca juga: Air Mata Tumpah Saat Pertemuan Keluarga dengan Tiga Jenderal NII, Sidang Vonis Gagal Terlaksana

“Pemberian bantuan ini juga bagian dari HUT ke-75 Bhayangkara, di mana polisi harus turun langsung membantu kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kebetulan kemarin ada laporan dari bhabinkamtibmas bahwa Mak Ami ini sangat membutuhkan bantuan kita semua,” ujar Undang Sudrajat saat menjenguk Ami, Kamis (9/6/2022).

Menurut dia, kondisi rumah Ami sangat memprihatinkan dan butuh penanganan yang cepat arena sudah tak layak huni.

“Kami mampir ke kediamannya, ternyata memang kurang layak untuk dihuni dan tidak layak untuk kesehatan. Kondisinya sudah mau roboh, bocor, dindingnya bolong-bolong,” katannya.

Untuk itu, Polsek Pamanukan memberi bantuan dan motivasi kepada Ami agar tetap semangat dalam menjalani kehidupannya.

“Karena Mak Ami ini tinggal di atas lahan orang lain, jadi kami sedang menunggu izin dari pemilik lahan tersebut. Jika sudah ada izin, kami juga akan bantu untuk membangun rumah yang layak huni,” ucapnya.

Baca juga: Satu dari Dua Nelayan Tenggelam di Cirebon Belum Ditemukan, Kantor SAR Bandung Kirim Personel

Undang berharap kepada masyarakat, jika ada warga yang tak mampu sekitar lingkungan masing-masing agar bergotong royong memberikan bantuan kepada mereka.

Ami mengaku kaget dan bersyukur atas kunjungan dan bantuan yang diberikan dari jajaran Polsek Pamanukan.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolsek Pamanukan yang sudah sudi mengunjungi dan memberikan sembako kepada saya. Mudah-mudahan ini menjadi amal baik Pak Kapolsek,” ucapnya.

Ami juga berharap kepada para dermawan untuk bisa membantu mendirikan tempat tinggal yang layak sehingga tak tinggal di gubuk lagi. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved