Pria Ini Sudah Setahun Nge-prank Warga Subang, Pura-pura Kakinya Buntung, Sehari Raup Rp 500 Ribu
Namun aksinya itu kini terhenti setelah ia ketahuan pura-pura buntung untuk menarik simpati orang oleh anggota DPR RI Dedi Mulyadi belum lama ini.
Rasyidin mengaku sudah setahun terakhir mengemis dengan kondisi pura-pura buntung. Sementara kebiasaannya ngelem sudah dilakukan sejak tiga tahun terakhir.
“Sehari dapat Rp 500 ribu, paling sedikit Rp 300 ribu. Nanti uangnya setiap hari dikirim ke istri sama anak yang kesatu 8 tahun yang kedua 2,5 tahun. Istri gak tahu saya gini, tahunya ngamen,” katanya.
Di perjalanan Kang Dedi mengajak Rasyidin ke sebuah minimarket untuk berbelanja kebutuhan pokok termasuk stok susu untuk anak. Rasyidin juga dibelikan pakaian dan celana baru untuk mengganti ‘seragam’ ngemisnya yang sudah lusuh.
Baca juga: Dedi Mulyadi Nilai SK Menteri LHK Soal KHDPK Bisa Ubah Mata Air Jadi Air Mata
Saat ditawari Dedi untuk ikut ke Pesantren Cireok agar kebiasaan ngelemnya sembuh, Rasyidin menolak. Ia mengaku ingin tobat dan alih profesi sebagai tukang kebun di kampungnya di Warung Lobak, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.
Akhirnya Kang Dedi Mulyadi mengutus salah seorang staf untuk mengantar Rasyidin ke kampung halamannya. Sehingga nantinya pergerakan Rasyidin bisa terpantau dan tidak kembali ‘prank’ sebagai pengemis buntung.