Pria Ini Sudah Setahun Nge-prank Warga Subang, Pura-pura Kakinya Buntung, Sehari Raup Rp 500 Ribu
Namun aksinya itu kini terhenti setelah ia ketahuan pura-pura buntung untuk menarik simpati orang oleh anggota DPR RI Dedi Mulyadi belum lama ini.
TRIBUNJABAR.ID - Seorang pemuda bernama Rasyidin (35) sejak setahun terakhir berhasil nge-prank warga Subang.
Rasyidin dengan berpura-pura menjadi pengemis berkaki buntung. Tak tanggung-tanggung setiap hari beraksi ia bisa mengantongi ratusan ribu rupiah dari hasil ‘prank’.
Namun aksinya itu kini terhenti setelah ia ketahuan pura-pura buntung untuk menarik simpati orang oleh anggota DPR RI Dedi Mulyadi belum lama ini.
Kejadian itu bermula saat Kang Dedi Mulyadi akan menuju Jakarta dari rumahnya di Lembur Pakuan Subang. Di perjalanan ia melihat Rasyidin sedang mengemis dengan cara merangkak menyusuri jalan.
Saat dihampiri Rasyidin mengaku akan pulang ke rumah kontrakannya di Pasar Lama Pagaden. Ia mengaku kakinya buntung karena mengalami kecelakaan.
“Ayo atuh saya anterin naik mobil saya,” ucap Kang Dedi namun ditolak Rasyidin yang keukeuh ingin pulang menggunakan angkutan umum.
Baca juga: Kenang Sosok Buya Syafii Maarif, Dedi Mulyadi : Beliau Tokoh Bangsa Sederhana, Humanis tapi Kritis
Kecurigaan pun mulai muncul saat Kang Dedi memperhatikan secara saksama ternyata Rasyidin masih muda, berbadan sehat dan bertato. Singkat cerita Rasyidin pun akhirnya diantar pulang dengan ojek yang dibayarkan oleh Dedi.
Lagi-lagi kecurigaan muncul saat Rasyidin dengan cekatan loncat dari bawah ke jok motor. Hingga akhirnya Kang Dedi memilih untuk mengikuti ojek tersebut. Dari dalam mobil Dedi semakin yakin jika Rasyidin hanya pura-pura, hingga akhirnya ojek kembali disetop.
“Akang teu (gak) buntung ya? Ternyata dilipat kakinya ditutup celana panjang. Udah jujur buka saja,” ujar Dedi sambil membuka ikatan celana panjang yang dikenakan Rasyidin.
Benar saja Rasyidin memiliki kaki normal dan dilipat di dalam celana agar terlihat buntung sehingga bisa menarik simpati warga untuk memberikan uang.
“Nah kan orang sehat. Saya awalnya berhenti karena kasihan lihat gak ada kakinya, tapi ternyata sehat,” ucap Dedi.
Hal tersebut menarik perhatian warga sekitar dan langsung mengerubuti Dedi. Bahkan di antara warga banyak yang mengaku tertipu karena sebelumnya sering memberi pada Rasyidin.
Kang Dedi pun lantas memeriksa tas yang dibawa Rasyidin. Saat dibuka tas tersebut berisi uang sekitar Rp 500 ribu, HP android dan tiga kaleng lem aibon.
“Ini uang untuk disetorin ke istri sama anak di Soreang. Dulu saya ngamen, cuma dikasih tahu sama anak-anak Bandung katanya kalau mau dapat uang lebih banyak harus kayak gini (pura-pura buntung),” kata Rasyidin.
Karena aksi tipu-tipunya sudah ketahuan, Rasyidin pun akhirnya pasrah ikut masuk ke mobil Dedi. Di dalam mobil ia bercerita sejak awal ia tak mau ikut karena mengenal Kang Dedi Mulyadi.