Satpol PP Sumedang Sidak Perusahaan yang Sedang Cari Mata Air di Cimanggung, Diduga Tak Berizin

Satpol PP telah meminta keterangan sejumlah pekerja. Menurut informasi sementara, belum ada aktivitas pengambilan air, masih tahap mencari sumber air

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang menginspeksi mendadak (Sidak) sebuah proyek pembangunan sodetan di Dusun Cicabe, Desa Sindanggalih, Cimanggung Sumedang, Rabu (25/5/2022).  

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kabupaten Sumedang menginspeksi mendadak (sidak) sebuah proyek pembangunan sodetan di Dusun Cicabe, Desa Sindanggalih, Cimanggung, Sumedang, Rabu (25/5/2022). 

Satpol PP menduga proyek untuk pengambilan air dari mata air dan sungai untuk satu perusahaan di Cimanggung itu  bodong alias tak berizin. 

Di lokasi sidak, tampak para pekerja sedang bekerja, di antaranya mengangkut adukan semen.

Nyaris semua pekerja berada di area berlumpur. Area itu seperti sebuah kanal untuk saluran air yang sedang dibangun. 

Ketika rombongan Sapol PP datang ke lokasi itu, para pekerja itu berhenti bekerja.

Menurut informasi yang dihimpun TribunJabar.id, jumlah pekerja itu 70 orang. 

Baca juga: Puluhan Spanduk Ilegal di Sumedang Diturunkan Petugas Satpol PP

"Kami dari Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Sumedang sidak dugaan pengambilan air dari mata air dan sungai," kata Yan Mahal Rizal, Kabid PPUD di lokasi sidak. 

Dia mengatakan Satpol PP telah meminta keterangan sejumlah pekerja. Menurut informasi sementara, belum ada aktivitas pengambilan air. Proyek itu masih dalam tahap mencari sumber air. 

"Karena itu di lapangan, jadi belum ada yang bisa menunjukkan dokumen perizinannya," kata Rizal. 

Satpol PP akan terus menindak lanjuti temuan ini. Rizal mengatakan pihak perusahaan dan pemerintah desa akan dipanggil pada Jumat ini ke Kantor Satpol PP Sumedang. 

"Ya pihak-pihak terkait akan dimintai keterangan," katanya. 

Jika nanti tak ada yang bisa menunjukkan dokumen izin, Satpol PP akan bertindak sesuai peraturan daerah yang berlaku.

 

 

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved