Kamis, 21 Mei 2026

5 Cap Ustaz Abdul Somad di Mata Singapura, UAS: Negara Kecil kok Sombong!

Kementerian Dalam Negeri Singapura melarang Ustaz Abdul Somad masuk Singapura karena dianggap sebagai ektrimis hingga segregasionis.

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Instagram/@ustadzabdulsomad_official
Breaking News: Ustadz Abdul Somad UAS Ditahan di Imigrasi Singapura dan Dideportasi 

TRIBUNJABAR.ID- Kementerian Dalam Negeri Singapura melarang Ustaz Abdul Somad masuk Singapura karena dianggap sebagai ekstremis  hingga segregasionis.

Lewat keterangan tertulis, Kemendagri Singapura mengungkap sosok Ustaz Badul Somad dianggap sebagai penceramah ekstremis sehingga dilarang menginjakan kaki di Singapura

Tidak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga dianggap bersikap merendahkan komunitas agama lain secara terbuka.

"Ia membuat pernyataan yang merendahkan anggota komunitas agama lain," begitu bunyi keterangan tertulis Kemendagri Singapura, dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/5/2022).

Tidak cukup pelabelan ektrimis, merendahan agama lain, Ustaz Abdul Somad juga dianggap pemecah belah atau segregasionis, mengingat sikap tersebut tidak diterima di Singapura yang bangsanya multi agama dan rasial. 

Pelabelan itu merujuk pada konten ceramah UAS yang menyebut bom bunuh diri sah bula dikaitkan terkait konflik Israel dan Palestina. 

Baca juga: TERUNGKAP, Modus dan Alasan Ustaz Abdul Somad Dicekal Pemerintah Singapura, UAS Dianggap Ekstremis?

Tidak hanya itu, pemerintah Singapura juga menyebut pernyataan UAS soal penyebutan kafir pada masyarakat non muslim. 

Dengan pelabelan itu, kunjungan pemerintah Singapura menganggap kunjungan UAS ke SIngapura bukan untuk kunjungan sosial. 

“Somad berusaha memasuki Singapura dengan modus untuk kunjungan sosial, Pemerintah Singapura memandang serius setiap orang yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstremis dan segregasi. Somad dan teman perjalanannya ditolak masuk ke Singapura," jelas keterangannya.

Negara Kecil Kok Sombong

Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS ditolak masuki SIngapura pada Senin (16/5/2022) oleh petugas Imigrasi Tanah Merah Singapura.

"Info saya dideportasi dari Singapura itu sohih (benar) bukan hoaks,"ujar UAS dalam keterangan resminya melalui video yang dikirimkan sahabat UAS Ustadz Hendrik kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (17/5/2022) pagi.

Saat itu, dia tiba di pelabuhan Tanah Merah pukul 13.30 bersama istri, anak dan sahabatnya. Dia sempat diinterogasi petugas imigrasi.

Dia mengaku tak mendapat alasan soal kenapa dirinya dideportasi. Dia menyebut, petugas imiggrasi mengatakan hanya Dubes Singapura di Indonesia yang bisa beri penjelasan.

"Apakah karena teroris, ISIS dan narkoba, itu mesti dijelaskan, dokumen saya lengkap semuanya tidak ada kurang apapun,"ujarnya.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved