Kasus PMK Ditemukan di Sumedang, Sapi dari Daerah Ini, Masyarakat Diminta Tak Panik

Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak yang tersebar melalui virus telah ditemukan di Sumedang.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar / Handhika Rahman
ILUSTRASI - Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak yang tersebar melalui virus telah ditemukan di Sumedang. 

Disnakkan juga menyiapkan antisipasi terakhir agar PMK tak meluas. Yakni, dengan menyiapkan tempat pemotongan hewan paksa. Hewan-hewan yang terlanjur tertular dan dengan langkah-langkah penanganan pertama tidak selesai, maka harus dipotong. 

"Kami mempersiapkan tempat potong paksa ternak yang tertular. Selain tentu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada peternak dan masyarakat secara umum," kata Nandang. 

“Dari total 18 ekor sapi di tiga kandang milik peternak di Desa Cilayung, ditemukan 11 ekor sapi yang sakit, dan dua ekor sapi yang positif terjangkit PMK," kata Nandang.

Nandang menyebutkan, sapi yang terpapar PMK iitu diketahui berasal dari Kabupaten Purwakarta dan telah 20 hari berada di Sumedang. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved