Jumat, 15 Mei 2026

Kabar Terbaru Ade Armando Usai Dikeroyok, Bersyukur Cepat Ditolong dan Selamat, Singgung Takdir

Kini sudah berlangsung sebulan, kabar terbaru Ade Armando mengungkap  kondisi terkininya setelah dikeroyok pendemo pada April 2022 lalu

Tayang:
Editor: Hilda Rubiah
Instagram Grace Natalie/Tribunnews
kabar terbaru Ade Armando setelah mendapat perawatan usai jadi korban pengeroyokan 

TRIBUNJABAR.ID - Pada April 2022 lalu, tragedi tak terduga menimpa Ade Armando mendapatkan pengeroyokan di tengah massa demo.

Ade Armando, pegiat media sosial itu menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang saat Demo 11 April 2022 lalu.

Setelah terselamatkan dari kerumunan massa, Ade Armando langsung mendapat perawatan usai dikeroyok massa tersebut.

Kini sudah berlangsung sebulan, kabar terbaru Ade Armando mengungkap  kondisi terkininya setelah dikeroyok pendemo.

Ia mengaku bersyukur polisi langsung memberikan perlindungan dan pertolongan.

Ade pun menyinggung takdir seandainya ia tak mendapat pertolongan lebih cepat, ia menduga akan meninggal.

Foto Ade Armando yang dirawat di rumah sakit setelah menjadi korban penganiayaan di Demo 11 April di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).
Foto Ade Armando yang dirawat di rumah sakit setelah menjadi korban penganiayaan di Demo 11 April di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). (ist/tribunnews)

Baca juga: Sosok Ade Armando, Pegiat Media Sosial Babak Belur di Tengah Massa Demo di DPR, Cetak 8 Kontroversi

Dosen Ilmu Komunikasi itu mengaku kondisinya sudah mulai membaik namun belum sepenuhnya pulih.

Soal aksi pengeroyokan terhadap dirinya pada 11 April 2022 lalu, Ade Armando menyebut dirinya bisa saja meninggal dunia jika terlambat ditolong anggota kepolisian.

“Kondisi terparahnya tentu saja bisa mati ketika itu.

Jadi dokter bilang kalau saja terlambat barangkali 5-10 menit, polisi menolong saya, jadi berhasil menerobos pengeroyok, ada kemungkinan saya sudah mati atau meninggal dunia,” tutur Ade Armando seperti dikutip TribunStyle.com dari CokroTV, Senin, (16/5/2022).

Dirinya juga bersyukur bahwa pengeroyokan yang dialaminya tidak membuatnya sampai lumpuh atau hilang ingatan.

“Saya harus beruntung, saya juga sangat bersyukur kepada Allah."

"Ternyata saya masih dilindungi,” ungkapnya.

Saat ini, Ade mengatakan kondisinya saat ini jauh lebih baik.

Hanya saja, katanya, kondisinya dinyatakan tidak bisa kembali seperti sedia kala.

“Jadi ada persoalan genangan darah di otak saya. Ya mudah-mudahan bisa bersih sama sekali,” tuturnya.

Kemudian, Ade juga menuturkan, ada faktor lain yang membuatnya selamat dari pengeroyokan yaitu karena dirinya gemuk.

“Saya kan juga ditendangi di bagian perut.

Tapi alhamdulilah tidak ada tulang yang retak atau patah. Saya bisa selamat seperti itu karena saya gemuk.”

“Jadi rupanya yang ditendang oleh pengeroyok ini adalah daging bukan tulangnya,” ceritanya.

Diberitakan sebelumnya, Ade Armando dikeroyok oleh sekelompok orang yang membuatnya mengalami luka-luka.

Pegiat media sosial ini menjadi korban dalam aksi demonstrasi di gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).

Wajah Ade Armando babak belur hingga mengeluarkan darah saat dievakuasi oleh petugas kepolisian.

Pakaian Ade Armando sudah dilucuti hingga hanya memakai celana dalam dan baju yang sedikit robek.

Pria berpeci putih terekam sedang aniaya Ade Armando saat demo mahasiswa di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022)
Pria berpeci putih terekam sedang aniaya Ade Armando saat demo mahasiswa di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) (Istimewa)

Baca juga: Daftar 7 Pengeroyok Ade Armando, Peran serta Motifnya Termasuk si Penggembala Domba

Sebelum dikeroyok, Ade Armando mengaku sengaja hadir dalam di Gedung DPR RI untuk mendukung aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

"Saya tidak ikut demo. Tetapi, saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung," katanya saat ditemui di lokasi, Senin (11/4/2022).

Ia mendukung penuh jika para mahasiswa menolak dilakukannya amandemen UUD 1945 untuk mengakomodir perubahan masa jabatan presiden.

Namun, ia menyayangkan BEM SI yang tampaknya terlihat terpecah dalam aksi hari ini.

"Sayangnya BEM SI yang terpecah dan yang sekarang melakukan demo ini malah BEM SI yang lebih kecil," katanya.

Saat itu, Ade Armando tiba sekitar pukul 12.30 WIB dengan mengenakan kaus warna hitam.

(Tribunnews/Yohanes)

Artikel ini diolah dari Tribunnews dengan judul: Pengakuan Ade Armando soal Pengeroyokan Dirinya: Kalau Terlambat Ditolong, Mungkin Saya Meninggal

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved