Minggu, 12 April 2026

Banjir Bandang di Citengah versi Pemkab Sumedang, Ada Longsor Menutup Dua Sungai

Saat banjir bandang terjadi, sungai yang meluap adalah sungai Cihonje yang bermuara di Gunung Kareumbi, di sekitar Margawindu dan Gorobog. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat diwawancarai TribunJabar.id, di Gedung Negara Sumedang, Senin (9/5/2022) petang.  

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar rapat evaluasi penanganan bencana banjir bandang di Citengah.
 
Dalam rapat yang digelar di Gedung Negara, Senin (9/5/2022) itu terungkap pemaparan tim penelusur musabab banjir banji bandang itu. 

Banjir yang terjadi pada Rabu (4/5/2022) itu merenggut satu nyawa warga yang hanyut. Sebanyak 18 warga setempat pun sempat terjebak banjir bandang itu. 

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang memimpin rapat itu mengatakan banjir bandang, sesuai dengan penelusuran objektif, disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. 

"Hasil kajian kami, banjir itu disebabkan curah hujan tinggi dan lama," kata Dony saat diwawancarai TribunJabar.id.

Baca juga: Walhi Jabar Kaitkan Banjir Citengah dengan Bangunan Liar, Diragukan DPRD Sumedang: Grasah-grusuh

Saat banjir bandang terjadi, sungai yang meluap adalah sungai Cihonje yang bermuara di Gunung Kareumbi, di sekitar Margawindu dan Gorobog. 

Dua sungai lainnya yang airnya mengalir ke Cihonje adalah sungai Citengah dan Citundun. 

Kedua sungai ini bermuara di Gunung Kareumbi yang secara administratif masuk ke Kecamatan Cimanggun, di sekitar Cigumentong. 

"Semua sungai ini bergabung dan menjadi DAS Cipancar. Ada longsor yang membuat air hujan tertampung di hulu sungai, ketika air semakin membesar."

"Longsoran yang menutup sungai itu jebol dan air tak tertahan mengalir ke Desa Citengah," kata Dony. 

Longsor yang dimaksud Dony itu terjadi di area hulu sungai Citengah dan Cihonje, bukan longsor di Citundun. 

"Tim menyampaikan hasilnya, di Citengah ada longsoran dan pohon tumbang sehingga menghalangi badan sungai. Di Citundung tidak ada. Di Cihonje juga ada longsoran dan pohon tumbang," katanya.

 

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved