Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri, 109 Narapidana di Jabar Langsung Hirup Udara Bebas

109 narapidana di Jabar langsung mengirup udara bebas, setelah mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Shutterstock via Kompas.com
ilustrasi narapidana mendapat remisi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - 109 narapidana di Jabar langsung mengirup udara bebas, setelah mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Sudjonggo mengatakan, total ada 14.109 narapidana di Jabar yang mendapatkan remisi khusus hari raya Idul Fitri

"Total seluruh WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) yang ada di Jawa Barat per tanggal 1 Mei 2022 berjumlah 24.123 orang. Sedangkan yang mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri sebanyak 14.109 orang," ujar Sudjonggo, dalam keterangannya, Rabu (4/5/2022). 

Remisi yang diberikan kepada narapidana itu dibagi dua, yakni remisi khusus I dan remisi khusus II. 

Remisi khusus I, kata dia, merupakan pengurangan masa tahanan, tapi napi belum bebas. Sedangkan remisi khusus II, pengurangan hukuman yang diberikan kepada napi dan langsung bebas. Jumlah remisi yang diberikan pun beragam dari mulai 15 hari hingga dua bulan. 

Baca juga: Napi Teroris yang Hendak Ledakan Gedung KPU Dapat Remisi Idulfitri di Lapas Sumedang, Ini Sosoknya

"Untuk RK (Remisi Khusus) I ada 14 ribu. Sedangkan RK II (langsung bebas) 109 orang," katanya. 

Dari jumlah tersebut, paling banyak napi yang mendapatkan remisi dari Lapas Kelas IIA Cikarang. Total, napi yang mendapatkan remisi dari lapas tersebut sebanyak 16 orang. 

Kemenkum HAM Jabar juga mengusulkan pemberian remisi kepada napi Tipikor hingga terorisme. Total yang diusulkan mendapatkan remisi ini berjumlah 6.120 orang, dengan rincian napi kasus narkoba sebanyak 5.972 orang, korupsi 72 orang, terorisme 49 orang, illegal fishing 3 orang, traficking 19 orang dan TPPU 5 orang. 

Namun, Sudjonggo tidak merinci siapa saja puluhan napi korupsi yang diusulkan mendapat remisi tersebut.

"Syarat mendapatkan remisi berkelakuan baik dalam kurun waktu remisi berjalan. Untuk tindak pidana umum harus telah menjalani pidana minimal enam bulan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved