Idulfitri 1443 H

Napi Teroris yang Hendak Ledakan Gedung KPU Dapat Remisi Idulfitri di Lapas Sumedang, Ini Sosoknya

IN sudah ikrar kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) April tahun lalu.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Kepala Lapas Sumedang, Imam Sapto saat memeberikan keterangan kepada TribunJabar.id, di Lapas Sumedang, Senin (2/5/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seorang narapidana kasus terorisme yang dibui di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sumedang dapat remisi Idulfitri, Senin (2/5/2022). 

Dia adalah IN (27), seorang yang terlibat di dalam jaringan Jemaah Anshoru Daulah (JAD). Dia divonis 7 tahun penjara. 

Kepala Lapas Sumedang, Imam Sapto mengatakan bahwa IN diusulkan untuk mendapatkan remisi karena telah memenuhi syarat diusulkan mendapat remisi.

Apalagi pada April tahun lalu, dia telah berikrar kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Ini tahun ketiga bagi IN menjalankan hukuman penjara. Karena sudah berikrar kembali ke NKRI, kami usulkan untuk mendapatkan remisi. Dia dapat remisi satu bulan," kata Imam Sapto saat diwawancarai TribunJabar.id, di Lapas Sumedang

IN divonis 7 tahun penjara karena terlibat rencana peledakkan Gedung KPU RI.

IN mengatakan bahwa dia bertindak sebagai perakit bom yang akan diledakkan pada aksi teror bertepatan dengan pengumuman pemenang Pemilu 2019.

Di Lapas Sumedang secara umum ada 168 narapidana.

Dari jumlah itu, hanya 120 yang diusulkan mendapatkan remisi. Sisanya sebanyak 48 dinilai belum memenuhi syarat. 

Kalapas menerangkan syarat apa saja yang bisa membuat narapidana diusullkan remisi. Syarat utamanya yakni berkelakuan baik. 

"Berkelakuan baik, sudah 6 bulan menjalani vonis penjara, kemudian dinilai oleh pejabat Lapas dengan mengginakan Sistem Penilaian Narapidana," kata Imam Sapto

Jika syarat-syarat itu tidak dipenuhi, maka narapidana tidak perlu mengharapkan diusulkan dapat remisi Idulfitri. 

Di antara narapidaran, ada yang sampai bebas karena mendapatkan remisi. Idultiftri ini, satu orang narapidana dinyatakan bebas setelah mendapatkan remisi. 

"Ya, narapidana ini bernama H, kasus pencurian, dia langsung bebas setelah dapat remisi 1 bulan," katanya.

Baca juga: Satu Napi Lapas Sumedang Dapat Berkah Idulfitri, Diberi Remisi Bebas, Total 119 Napi Dapat Remisi

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved