Idulfitri 1443 H

Dua Tahun Ditutup, Puluhan Ribu Warga Garut Salat Idulfitri di Alun-alun, ''Ini Pertolongan Allah''

Puluhan ribu warga Garut memadati Alun-alun untuk melaksanakan Salat Idulfitri.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Suasana Salat Idul Fitri di Lapangan Otista Alun-alun Garut, Senin (2/5/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Lapangan Masjid Agung Alun-alun Garut kembali dipergunakan untuk ibadah salat Idul Fitri, setelah dalam dua tahun sebelumnya tidak dilakukan karena pembatasan Covid-19.

Puluhan ribu warga Garut Kota dan sekitarnya berbondong-bondong dan memenuhi seluruh hingga jalan di sekitar Alun-alun.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengucap rasa syukurnya karena setelah dua tahun warga Garut akhirnya bisa kembali melaksanakan salat Id di lapangan terbuka.

"Kita bersyukur adanya penanganan Covid-19 yang terkendali, kita saat ini bisa kembali melaksanakan Salat Idul Fitri," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Senin (2/5/2022) setelah melaksanakan Salat Id.

Ia menyebut wabah pandemi Covid-19 cukup meluluhlantakkan roda ekonomi di Kabupaten Garut yang sempat terhenti karena kebijakan lockdown.

Saat ini, ucap Rudy, fokus Pemerintah Kabupaten Garut adalah pemulihan ekonomi karena menyangkut masalah kemiskinan.

"Ada sesuatu yang harus diperhatikan yaitu naiknya kemiskinan diakibatkan adanya lockdown, kita coba recovery," ucapnya.

Selain itu ia menyebut akan kembali menyelesaikan permasalahan stunting termasuk meningkatkan jiwa korsa bagi aparatur sipil negara.

"Dalam melaksanakan itu seluruh ASN harus bersungguh-sungguh, bergotong royong dan bertanggung jawab," ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Intan itu mengatakan saat ini Kabupaten Garut berada dalam level 1 PPKM, dengan capaian vaksinasi di atas 90 persen.

Di hari yang suci ini ia mengajak seluruh masyarakat Garut kembali bangkit setelah dua tahun berperang melawan pandemi Covid-19.

"Ini adalah suatu pertolonga Allah, sehingga kita yang ribuan ini bisa kembali hadir di tempat ini untuk melaksanakan perintahNya," ujarnya.

Rudy mengatakan selama kurun waktu dua tahun itu, ribuan warga Garut terkonfirmasi positif dan lebih dari seribu orang meninggal dunia.

"Ada 1.286 orang meninggal dunia karena Covid-19 kita doakan saudara-saudara kita meninggalnya dalam keadaan husnul khotimah," ucap Rudy.

Baca juga: Sisa Puncak Arus Mudik Lebaran, Jalan Raya Bandung-Garut Padat Merayap, Pemudik Bermotor Mendominasi

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved