Mudik Lebaran 2022
Info Mudik Kamis 28 April 2022, Giliran Pelat Genap Jalan, Ganjil Minggir Dulu
Simak info mudik Kamis 28 April 2022, hanya mobil pelat genap yang boleh melintas Tol Jakarta-Cikampek.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Simak info mudik Kamis 28 April 2022, hanya mobil pelat genap yang boleh melintas Tol Jakarta-Cikampek.
Sedangkan untuk mobil pelat ganjil akan dialihkan melalui jalan arteri.
Sebagaimana aturan mudik lebaran 2022 mengenai pemberlakuan ganjil genap.
Waktu berlakunya sistem ganjil genap hari ini dimulai pada pukul 17.00 sampai dengan 24.00 WIB.
Lokasinya dimulai dari Tol Cikampek KM 47 sampai di Gerbang Tol Kalikangkung KM 414.
Aturan ganjil genap menyesuaikan dengan tanggal dan pelat kendaraan yang Anda miliki.
"Apabila terjadi kepadatan, dilakukan diskresi kepolisian dengan rekayasa lalu lintas contraflow. Apabila masih terjadi kepadatan melebihi batas maksimal, akan dilakukan diskresi kepolisian dengan rekayasa lalu lintas one way," ujar Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi ketika dikonfirmasi, Minggu (24/4/2022).
Baca juga: Habis Bensin Saat Mudik Lebaran? Jangan Khawatir Bisa Telepon 110 atau 135, Ada Pom Mini Mobile
Ia mengatakan, pemudik yang mobilnya tidak sesuai dengan kebijakan ini diharapkan menggunakan jalur arteri/alternatif menuju tempat tujuan.
Kepala BPJT, Danang Parikesit, mengatakan aturan ganjil genap mudik Lebaran 2022 yang berlaku di jalan tol akan sesuai dengan arahan pihak kepolisian.
Demikian juga mengenai ganjil genap arus balik yang juga akan dilaksanakan berbarengan dengan kebijakan one way arus balik Lebaran 2022.
Jalur Padat Mudik lebaran 2022
Dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (24/4), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan jalur Bekasi hingga Kalikangkung, Semarang diperkirakan akan menjadi jalur terpadat pada mudik Lebaran 2022.
Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.
Adapun skema yang akan diterapkan yaitu contra flow, one way, ganjil genap dan pembatasan angkutan barang.
Budi menjelaskan animo masyarakat yang akan mudik pada tahun ini diprediksi akan melebihi jumlah pemudik pada tahun 2019 yaitu sekitar 40 persen lebih.
Baca juga: Anggota Komisi VII DPR RI Sebut Pemerintah Jamin Ketersediaan BBM Selama Mudik