Sariawan Tak Kunjung Sembuh, Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Terkena Kanker Rongga Mulut

Bila mengalami sariawan namun tak kunjung sembuh ditambah rasa nyeri bisa jadi merupakan gejala awal terkena kanker rongga mulut

Editor: Siti Fatimah
Dok. Tribun Jateng
ilustrasi sariawan 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mungkin orang lebih banyak mengetahui penyakit kanker yang umum diidap seperti kanker darah, kanker payudara, kanker serviks atau leher rahim, dan kanker kulit.

Namun sebenarnya kanker bisa menyerang anggota tubuh lainnya, seperti mulut.

Dikutip dari laman resmi UGM, salah satu jenis kanker yang menyerang bagian mulut adalah kanker rongga mulu.

Kanker rongga mulut adalah salah satu kanker yang patut diwaspadai.

Baca juga: Mengenal Terapi Sel T Car dan Cara Kerjanya untuk Pengobatan Kanker Darah

Mengutip data World Health Organization (WHO) tahun 2020, jumlah kasus kanker bibir dan rongga mulut di dunia menginjak angka lebih dari 377 ribu dengan jumlah kematian yang diakibatkan mencapai lebih dari 177 ribu jiwa. 

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, patut bagi kita untuk mengetahui berbagai gejala atau tanda-tanda dari kanker rongga mulut tersebut.

Hal ini berguna bagi kita untuk memperoleh deteksi dini sehingga meningkatkan probabilitas kesembuhan.  

Gejala-gejala ini disampaikan oleh dokter spesialis bedah mulut, drg. Didit Istadi, Sp.BM, dalam talkshow ‘Painah & Paini: Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut’ yang disiarkan melalui kanal Youtube Rumah Sakit Akademik UGM pada Selasa, (19/4).

Gejala pertama kanker rongga mulut adalah rasa perih yang dialami pada rongga mulut berlangsung lama.

Baca juga: Sering Kalap Makan Saat Buka Puasa, Hindari Makanan Mengandung Zat Ini, Cegah Terserang Kanker

Berbeda dengan sariawan, rasa perih yang disebabkan sariawan dapat hilang dalam 2-3 hari, akan tetapi rasa perih dari kanker rongga mulut tidak hilang dalam hanya beberapa hari saja. 

Kedua, juga berbeda dari sariawan yang lukanya dapat hilang setelah 2 minggu, luka kanker rongga mulut tidak akan hilang dengan sendirinya.

Artinya, jika Anda menemukan luka yang tidak sembuh setelah 2 minggu,

Anda dapat mencurigai hal tersebut sebagai kanker rongga mulut

Ketiga, kanker rongga mulut mempunyai ciri tidak bisa diobati dengan obat-obatan biasa. 

“Ciri khas yang ketiga adalah tidak bisa diobati dengan obat, tidak bisa diaobati dengan atibiotik, tidak bisa dikurangi sakitnya dengan pengurang sakit,” tutur drg. Didit Istadi. 

Baca juga: Kenali Apa Itu Napak? Layanan Navigasi Bagi Pasien Kanker Dari Kemenkes

Untuk mewaspai kanker rongga mulut tersebut, drg. Didit Istadi berharap kita dapat terus mengawasi dan mencurigai kejadian yang terjadi pada mulut kita.

Langsung konsultasi ke dokter jika menemukan kejanggalan.

Disamping itu, guna mencegah dari penyakit tersebut, kita diharapkan untuk terus memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan terus mengonsumsi makanan bergizi, olahraga, serta istirahat yang cukup.  

“Saya ingatkan (untuk) harus sering ngaca, jadi tolong dilihat, tolong diraba, apa ada perubahan warna, ada sesuatu dirasakan, ada benjolan atau tidak. Kemudian pas tidak puasa makanlah makanan yang bergizi, olahraga, serta istirahat cukup yang merupakan arah-arah ke menjaga kekebalan tubuh,” kata drg. Didit Istadi. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved