Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan Dilaunching 18 April 2022, Pembangunannya Akan Telan Rp 6 Triliun

Menurut Bupati Bandung, mengungkapkan, untuk pra feasability study, pembangunan tol Soreang, Ciwidey, Pangalengan, sudah selesai.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
tribunjabar/haryanto
Gerbang tol Soreang, Kamis (28/12/2017) siang. Pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan akan menghabiskan anggaran Rp 6 triliun. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan akan menghabiskan anggaran Rp 6 triliun.

Rencananya launching pembangunan tol tersebut, akan digelar saat hari jadi Kabupaten Bandung.

Menurut Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk pra feasability study, pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan, sudah selesai.

"Rencananya berdasarkan pra FS itu menghabiskan sekitar, Rp 6 triliun," ujar Dadang, di Soreang, Selasa (12/4/2022).

Dadang bersyukur, kini telah terjadi kesepahaman antara Pemda, PTPN 8, dan Perhutani yang dituangkan dalam suatu kesepakatan. 

"Ini salah satu bahan untuk menyampaikan permohonan kepada Menteri PUPR karena daerah Ciwidey Pangalengan, itu adalah salah satu kawasan strategis Nasional dalam hal pariwisata," kata Dadang.

Dadang mengungkapkan, dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Bandung ke-381, salah satunya akan launching pembangunan tol Soreang, Ciwidey, Pangalengan.

"Dengan adanya kesepakatan yang tadi sudah kami tandatangani bersama, mudah-mudahan nanti tanggal 18 April kita launching dari Pemda," katanya.

Dadang mengatakan, jadi kaitan dengan tol Insya Allah sudah sepakat, dan pihaknya langsung akan menyampaikan surat kepada Menteri PUPR.

"Ditindak lanjuti dengan pembuatan FS, kalau sudah pembuatan FS, dan alhamdulillah investornya sudah ada tiga calon," katanya.

Dadang menjelaskan, jadi antara jalan tol Soreang - Ciwidey, nanti di Gambung, langsung ke Pangalengan. 

"Di daerah tersebut, itu ada sarana atletik yang di taman Boscha dan Sinumbra yang ada di Ciwidey, termasuk ada juga Situ Cileunca," kata Dadang.

"Kalau itu jadi, ya tempat wisata Bandung Selatan akan terbuka lebar. Pelaku UMKMnya juga akan lebih sejahtera," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved