Pengakuan Pria yang Tipu 12 Wanita Bermodus Loker, Minta Uang dan Ancam Sebar Video Tanpa Busana

Pria bernama Suherman asal KBB ini meminta sejumlah uang dan surat lamaran, bahkan korban juga diminta mengirimkan video tanpa busana sebagai syarat

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Suherman ditangkap aparat Polres Cimahi akibat penipuan dengan modus lowongan pekerjaan yang diposting melalui media sosial Facebook, Jumat (8/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Seorang pria tega menipu 12 wanita dengan modus memasang iklan lowongan pekerjaan di sosial media Facebook, namun persyaratan untuk melamar pekerjaan tersebut sangat tidak lazim.

Untuk melancarkan aksinya, pria bernama Suherman (27) warga asal Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu memposting lowongan pekerjaan di dua perusahaan ternama dengan menggunakan akun palsu.

Setelah korban tertarik, selanjutnya pelaku meminta sejumlah uang dan surat lamaran, bahkan korban juga diminta untuk mengirimkan video tanpa busana sebagai syarat fisik karena dikhawatirkan ada penyakit HIV.

"Saya melakukan ini sejak Desember 2021. Videonya kalau sudah dikirim (korban) saya hapus," ujar Suherman saat dihadirkan ketika gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jumat (9/4/2022).

Namun setelah videonya dikirim korban, pelaku mengancam korban bahwa videonya akan disebar, lalu dia meminta sejumlah uang kepada korban dan uang tersebut langsung digunakan untuk main judi online.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menunjukkan foto korban penipuan lowongan kerja di Mapolres Cimahi, Jumat (8/4/2022).
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menunjukkan foto korban penipuan lowongan kerja di Mapolres Cimahi, Jumat (8/4/2022). (TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN)

"Uangnya buat (judi) online, semua korbannya cewek," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan, para korban tersebut tertarik dengan lowongan pekerjaan yang diposting pelaku karena dalam pengumuman yang ditulis di Facebook itu, bahwa dua perusahaan tersebut sangat membutuhkan seorang karyawan.

"Tapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi korban, namun persyaratan itu tidak layak, termasuk harus tes kesehatan yang tidak lazim," kata Imron.

Baca juga: Harus Kirim Video Tanpa Busana, 12 Wanita di KBB-Cimahi Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja

Setelah korban tertarik, kata Imron, selanjutnya pelaku meminta sejumlah uang dan surat lamaran, bahkan  korban juga diminta untuk mengirimkan video tanpa busana sebagai syarat fisik karena dikhawatirkan ada penyakit HIV.

"Namun setelah permintaan dipenuhi, pekerjaan yang dijanjikan tidak terealisasi, dan korban diancam video tersebut akan disebarkan, jika tidak mengirim sejumlah uang," kata Imron.

Akibat kejadian tersebut, kata Imron, para korban penipuan ini harus mengalami kerugian materi yang rata-rata Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta, sehingga para korban ini melaporkan pelaku ke Mapolres Cimahi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved