Bantu Sisi Ekonomi Tempat Bernaung, Orang Dengan Gangguan Jiwa di Cianjur Dilatih Budidaya Ikan
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ) Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, dilatih budidaya ikan patin.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Darajat Arianto
Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ) Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, dilatih budidaya ikan patin.
Hal tersebut dilakukan untuk menggali potensi ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Ketua YRPJ, Rukman Samsudin, mengatakan, di masa sulit pandemi Covid-19, budidaya ikan patin merupakan satu solusi dan cara untuk menggali potensi ekonomi.
"Kegiatan budidaya ikan patin ini dilakukan semata-mata untuk menutupi kebutuhan dalam rangka memanusiakan orang dalam hangguan jiwa (ODGJ)," ujarnya, Minggu (6/3/2022).
Rukman mengatakan, untuk membuka usaha budidaya ikan patin, ia menyiapkan modal awal Rp 20 juta dan menargetkan keuntungan 60 persen.
"Alhamdulilah dari modal Rp 20 juta, 60 persen kami targetkan keuntungan dan sekarang bertambah menjadi 27 juta, dengan demikian bibitnya bertambah juga menjadi 20 ribu ekor. Adapun waktu masa panen itu 45 hari," kata Rukman.
Rukman mengatakan, di tengah ekonomi yang sedang terpuruk dan minimnya support serta kurangnya perhatian pemerintah budidaya ikan patin menjadi angin segar.
"Namun tentunya hal itu tidak akan pernah menyurutkan kami dalam membantu program pemerintah yaitu memanusiakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)," katanya.
Ia mengatakan, saat ini ada 29 orang dengan gangguan jiwa di YRPJ Ciranjang dan sebagian sedang dalam pemulihan.
"Mereka selain korban pasung dan titipan keluarga ODGJ. Namun ada sebagian yang diambil dari jalanan," kata Rukman.
Ia berharap pemerintah Cianjur bisa memberikan perhatian khusus kepada YRPJ. Pasalnya Yayasan Rumah Pulih Jiwa, sejauh ini telah membantu program Pemerintah dalam hal penanggulangan ODGJ.
"Kami berharap kepada Bupati Cianjur bisa memberikan bantuan untuk sarana kebutuhan, karena masih banyak fasilitas yang kami butuhkan dalam hal penanganan ODGJ," katanya. (*)