Sabtu, 18 April 2026

Tu-95, Monster Tua yang Dikeluarkan Ukraina, Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya

Konflik Rusia dan Ukraina kini menjadi sorotan dunia setelah terlibat konflik yang berujung jatuhnya korban jiwa.

Editor: Giri
Tu-95. (Angkasa) 

TRIBUNJABAR.ID - Konflik Rusia dan Ukraina kini menjadi sorotan dunia setelah terlibat konflik yang berujung jatuhnya korban jiwa.

Sebelumnya, perang tersebut dimulai Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan untuk menyerang Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Selain menurunkan kekuatan pasukan darat, pihak Rusia juga menurunkan sejumlah pesawat tempurnya termasuk pesawat pembom legendaris Tu-95.

Pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan pesawat pembom strategis Rusia yang sarat dengan senjata telah disiapkan untuk penerbangan dari dalam Rusia.

Dikatakan pula, pasukan khusus Rusia telah memasuki Ukraina saat Kyiv bersiap menghadapi apa yang dikhawatirkan sebagai gelombang pertama invasi skala penuh.

Dilansir dari kontan.id, Uni Soviet di masa perang dingin memiliki sejumlah peralatan milter yang ditakuti Amerika Serikat dan sekutunya.

Pasca-bubarnya negara tersebut dan berakhirnya perang dingin, sejumlah peralatan militernya kini diwariskan ke Rusia.

Oleh Rusia beberapa peralatan militer warisan Uni Soviet tersebut hingga saat ini masih dipertahankan.

Walau diakui jika kekuatan ini sudah berkurang drastis, namun ada satu-dua senjata yang bisa memberi efek gentar pada lawan.

Satu di antaranya ialah pembom tua Tupolev Tu-95 Bear.

Walau berasal dari era Perang Dingin, Tu-95 ialah Monster sesungguhnya yang harus diwaspadai Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Dua pembom pembawa rudal strategis Tu-95MS melakukan penerbangan terjadwal di atas Laut Jepang dan Samudra Pasifik Barat Laut, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pada Kamis (11/3/2021).

"Melakukan penerbangan terjadwal di wilayah udara di atas perairan netral. Jet tempur Su-35S dari Angkatan Udara Rusia mengawal pembom," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip TASS.

Di beberapa bagian rute, "pembom pembawa rudal strategis Rusia dikawal oleh jet tempur F-15 Angkatan Udara Jepang," ungkap Kementerian Pertahanan Rusia.
Penerbangan pembom strategis Tu-95MS berlangsung lebih dari sembilan jam.

Penerbangan tersebut berlangsung dengan kepatuhan ketat terhadap aturan internasional penggunaan wilayah udara, Kementerian Pertahanan Rusia menekankan.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved